nhk

MotoGP 2013 Indianapolis (Jelang Race): Marquez Mulai Lantang, Bukan Lagi Belajar Tapi Menghajar

ManiakMotor – Memborong lima sesi beruntun plus rekor kecepatan baru di Indianapolis, 16 – 17 Agustus kemarin, tentu sah hukumnya buat Marc Marquez bicara lantang. Bukan lancang Bro, meski ucapannya bernada tantangan pada pembalap yang lebih tua macam Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo menghadapi race 18 Agustus di Amerika.

Jaya di Laguna Seca lalu belum menjadi tolok ukur buat seorang Marquez. Pasalnya, saat itu Pedrosa dan Lorenzo  belum pulih dari cidera masing-masing. Itu sebabnya ia songsong Indianapolis untuk bertarung dengan kondisi fisik sama-sama prima. “Untuk mengukur kualitas saya sendiri, sudah di level  mana dibandingkan mereka saat sama-sama pada kondisi baik,” tantang Marquez selepas Laguna Seca.

Tantangan ini tidak main-main saat kedua abangnya masih punya alasan belum sembuh total di Indianapolis, tapi punya potensi mengancamnya. Ia pun mengirim sinyal langsung dengan praktek melahap semua sesi dengan telak, setelak-telaknya dalam rangka seri 10 MotoGP 2013. Paling telak di sesi qualifying  2, 17 Agustus 2013, ia asapi setengah detik lebih kedua abangnya tersebut.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Tikungan-tikungan model chicane Indianapolis seperti luwes dimainkan Marquez. Tentu saja sembari gelantungan dan terus bergerak, tapi motornya tetap patuh pada racing line. Tidaklah heran rekor best lap Indianapolis ia bikin baru, silakan klik RESULTS.  Hasrat atau bisa juga dibilang nafsu tapi terukur tanpa tekanan karena keburu menantang itulah yang bikin ia tak merasa ‘capek’ untuk memenangi sesi FP1 sampai 4 plus Q2 secara beruntun. Itu peristiwa perdana musim ini di mana seorang pembalap memborong lima sesi awal.

Marquez seakan ingin membuktikan kemenangan di Laguna Seca bukanlah karena faktor kesehatan Lorenzo dan Pedrosa, tapi murni berkat kemahirannya mengolah laju RC213V. Juga lincahnya doski di sirkuit model lincah. Lha wong, umpan-umpan giginya saja lincah, berarti tikungan zig-zag.

“Meraih pole position (kali keempat musim ini) memang penting. Tapi, yang dihitung poinnya adalah hasil balapan. Seperti biasa, saya akan bertarung 100%. Rasanya saya siap menjadi juara,” kata Marquez secara lantang meski tak diucapkan langsung karena kalimat itu dikirim lewat rilis ke email portal ini.

Itu susunan kalimat yang sudah berbeda dari sebelum-sebelumnya, kala anak baru ini selalu bicara merendah dengan kata-kata belajar..belajar dan belajar.  Kini nadanya sudah berganti hajar dan terus hajar. Tapi, memang layaklah Brosist doski bicara selantang itu, jagoan… Tapi tunggu race, semua bisa terjadi sebelum bendera catur, eh, kotak-kotak dikibarkan. Andro

Berita Terkait

Hasil MotoGP Indianapolis Amerika 2013, Semua Sesi & Kelas, 16 – 18 Agustus

MotoGP 2013 Indianapolis (Jelang Race): Kobranya Lorenzo Mulai Menyengat, Siap Tarung Jadi Juara

MotoGP 2013 Indianapolis (Jelang Race): Rossi Pusing di Tikungan, Terburuk di M1

MotoGP 2013 Indianapolis Jelang Race: Chicane Marquez, ‘Siksaan’ Buat Rossi..!

 

BAGIKAN