nhk

MotoGP 2013 Indianapolis (Race): Rossi Tiba-Tiba Kencang? Mulusnya SSG Honda..!

ManiakMotor – Masuk Indianapolis setelah istirahat sebulan, MotoGP seperti diantar dengan hiruk pikuk. Dari test Casey Stoner, uji coba seamless shift gearbox (SSG) sampai soal pemulihan cideranya Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Di sisi lain Marc Marquez cuap-cuap juaranya belum mutlak bila Lorenzo dan Dani Pedrosa masih cidera. Rame, memang.

Dan memang segempita itu balap ronde 10 yang berlangsung 18 Agustus di Amerika. Ada aski Marquez salip Lorenzo. Lorenzo diambil Pedrosa. Lalu aksi Valentino Rossi, Bautista dan Cal Crutchlow, mantap bro, jarang terjadi.   Marquez yang membela Repsol Honda Team telah membuktikan sesumbar dan tantangannya. Sekalian membuktikan sirkuit model Indy adalah milik Honda, terutama dengan reduksi sambung menyambungnya alias SSG.

Pedrosa yang statusnya belum pulih sama dengan Lorenzo, fakta lain bisa kedua. “Sirkuit ini cocok dengan gaya saya. Ke depan saya ingin menang, tetapi model sirkuit selalu berbeda, tidak selamanya seperti Indy,” jelas Marquez. “Walau saya belum pulih 100 persen, tetapi motor gampang diajak bermain taktis,” timpal Pedrosa yang ngos-ngosan berat usai finish.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Sodara-sodara sekalian. Lorenzo atau Rossi dengan up-date M1 terkini tanpa perubahan SSG, Yamaha telah diprediksi portal ini sulit berkutik di Indy. Silakan you baca ulang  portal ini berisik dengan SSG sebagai pengantar balap di Indy. Karena itu obatnya pertarungan di sini imbang sampai finish. Ini sirkuit dengan masuk tikungan diumpan ke gigi rendah sampai pelan dan keluarnya bertubi-tubi pindah gigi lagi sebagai kelebihan SSG.

Lorenzo berusaha lincah, berusaha rapi membawa M1 dan berusaha halus  perpindahan percepatannya di Indy. Ya, tapi beda dengan halus bawaan motor dan halus diatur dari gaya balap. Yang ada Lorenzo capek sendiri. Apalagi posisinya  ditekan Marquez, lalu menekan ulang usai dilewati dan mulai ekornya dipegang-pegang  Pedrosa, akhirnya ia menyerah dan puas ke-3.  Baru cidera pula. 

Awal-awal lomba Lorenzo dengan berbagai upaya keterampilannya bisa mengimbangi. Tapi akan berbeda bila SSG sudah ada di girboksnya. “Saya kaget ketika Marc tiba-tiba melaju cepat. Ia kian cepat dan sulit dikejar. Yang saya sesali kehilangan posisi runner-up. Itu hal yang tak normal karena saya mulai merasa letih,” kata Lorenzo yang saat ini ketinggalan 35 poin dari Marquez dan 14 dari Pedrosa. Tuh kan letih.

Lain lagi  Rossi. Jujur saja, bila performa motornya persis di akhir-akhir lap, mungkin saja ia bisa ke depan lagi. Ada apa tiba-tiba motornya jadi enak. Entah Rossi jadi percaya diri atau ada yang berubah pada mesin suhu mesin naik, panas ban meningkat dan diameter karet hitam berubah akibat terkikis, sehingga kinerja mesin jadi enteng dan suspesi jadi oke. Belum lagi dihitung berkurangnya bengsin di tangki bahan bakar.

Belum ada jawaban. Tapii tenang, pasti siatuasi itu telah masuk ke data telemetri. “Saya sendiri heran motor tiba-tiba mudah dikendalikan. Hendling-hendlingnya oke,” jelas Rossi. Padahal Rossi sudah tertinggal jauh dari duel Cal Crutchlow dan Alvaro Bautista. Tapi ia bisa kejar sebelum melewati Stefan Bradl. Dan inilah hiburan di seri 10 ini. Memang sih di fatest lap ihanya ke-5 di bawah Cal dan ‘Bau’, tapi keduanya bisa dikejar dan dilewati.

Sekarang akan ke Brno, Ceko, untuk seri berikutnya. Karakter Brno masih butuh reduksi cepat. Tapi lebih mendingan dari Indy yang menyiksa fisik. Dan yang paling penting lagi sudah nggak begadang di Indonesia. Miolo

 

BACA JUGA

Hasil MotoGP Indianapolis Amerika 2013, Semua Sesi & Kelas, 16 – 18 Agustus

MotoGP 2013 Indianapolis (Jelang); Tak Mungkin Strategi Rossi – Lorenzo Mengalah..!

MotoGP 2013 Jelang Indianapolis: Tanpa SSG di Indy, Berat Buat Rossi – Lorenzo

MotoGP 2013 Indianapolis; Ribut SSG M1 Rossi-Lorenzo, ‘Nape’ Emang..?

MotoGP 2013 Indianapolis (Race); Selain Rossi Penghibur, Ducati Lebih Lagi…!

 

 

BAGIKAN