nhk

MotoGP 2013 (Jelang Assen): Seperti Rossi, Marquez pun Tak Sabar ke Belanda

ManiakMotor – Sekarang Marc Marquez sudah mandiri. Tak perlu lagi nyontek atau intip-intip setingan milik Dani Pedrosa, abangnya di Repsol Honda.

Itu berkat tes dua hari di Sirkuit Aragon, Spanyol. Marquez melahap 60 laps dengan berbagai varian set-up. Setiap keluar dari pit lane, ia gunakan setingan berbeda untuk mersakan perubahn dan rasanya. Tak cuma mesin dan sasis, tapi juga sekalian uji ban baru dan suspensi Ohlins untuk memantapkan laju RC213V di tikungan panjang.

Marquez ingin belajar lebih dalam dan detil lagi seputar karakter dan cara kerja berbagai komponen RC213V. Tak berlebihan ia ngaku kini jauh lebih paham soal motornya ketimbang beberapa hari sebelumnya. “Kini saya bisa tahu punya settingan cocok atau tidak hanya dengan mencobanya beberapa laps,” bangga Marquez dan dengan demikian ia tak akan perlu nyontek seniornya lagi agar tak disindir seperti pasca Mugello.

 Seperti Valentino Rossi yang bilang tak sabar menuju Sirkuit Assen untuk ronde 7 MotoGP pada Sabtu ini, Marquez pun sama tak sabarnya. Ia mulai lapar karena belum meraih juara lagi dalam empat seri sebelumnya, setelah menang perdana yang bikin rekor di GP Austin. “Banyak perubahan dalam tes kali ini. Kelemahanku pada tikungan panjang kini bisa ditanggulangi. Saya tak sabar untuk mencobanya pada balap sesungguhnya di GP Belanda. Kami sudah bikin persiapan ke sana,” tegas Marquez yang targetnya bukan lagi sekadar podium, tapi juara.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Jika yang ia paparkan di atas benar, terbuka peluangnya meraih juara. Kepercayaan dirinya tebal bukan saja performa RC213V yang makin prima, tapi juga ditunjang catatan historisnya yang apik di Assen. Tiga kali tampil di  GP125 Marquez sukses mencicipi gelar juara GP Belanda di musim ketiganya di kelas nyamuk itu. Tahun pertama sebagai tahun perkenalan, ia lakoni dengan nasib klontang di lap 18 dan gagal finish. Tahun kedua finish 10 Besar.

Pindah ke Moto2, Marquez pun jadi ‘raja kecil’ di Assen. Dua kali tampil musim 2011 dan 2012, dua-duanya menyabet gelar juara. Bandingkan dengan Dani Pedrosa yang sepanjang sejarahnya baru sekali menang di Assen, GP125 musim 2002. So, bicara hoki dan prestasi, Marquez lebih yahud di Assen ketimbang seniornya di Repsol Honda itu.

Dengan begitu bolehlah Marquez sedikit mengesampingkan Pedrosa di Assen. Di sana potensinya justru terbuka untuk fight dengan Jorge Lorenzo dan mungkin juga Rossi dengan catatan distribusi bobot pada M1 The Doctor semantap saat tes di Aragon.

Seru kan kalau kali ini Marquez tarung rapat dengan Yamaha, bukan dengan Pedrosa melulu seperti beberapa seri terdahulu. Makanya, yang tak sabar menunggu seri Assen buka cuma Rossi dan Marquez, tapi buanyak. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Assen Belanda (Jelang); Sirkuit Goyang Terus, Rossi Tak Sabar

MotoGP 2014: LCR Honda Tetap Dengan Pembalap Tunggal

MotoGP 2013 (Jelang Belanda): Tak Mau Dibau-Baui, Bautista Balik Sindir Rossi

MotoGP 2013: Lorenzo Ngeluh Lawan Spanyol, Doakan Crutchlow Juara

BAGIKAN