nhk

MotoGP 2013 Jelang Final Valencia: Trend Juara Milik Lorenzo, Marquez Tak Boleh Gugup

 

ManiakMotor – Dalam enam balapan terakhir, Marc Marquez hanya menang sekali. Teammate-nya, Dani Pedrosa, sekali juara. Empat gelar juara lain disabet Jorge Lorenzo sang musuh utama. Itu indikasi JL sedang dalam masa terbaiknya akhir musim ini. 

Tadinya Marquez unggul 44 poin atas JL, terpangkas jadi 13 angka menuju final di Valencia, 10 November. Pastilah JL tengah berada dalam kondisi prima baik fisik maupun mental. Mengatasinya, MM harus menghilangkan nervousnya sebagai calon juara dunia termuda sepanjang sejarah. “Konsentrasi penuh sepanjang balapan. Hanya itu yang saya butuhkan. Jorge luarbiasa dalam beberapa race terakhir,” ujar MM yang menagku belajar dari semua yang ia alami sebagai rookie MotoGP musim ini. 

Pengalaman paling berharga adalah peristiwa di Mugello, saat MMa bernafsu kejar posisi juara dalam lap-lap terakhir padahal JL sudah leading sekitar 4 detik. Padahal lagi, MM sukses lampaui Pedrosa setelah saling pepet. Akibat ngotot itu MM pun terjengkang tiga lap jelang finish. 

Itu yang melatarbelakanginya untuk ambil langkah aman di Motegi. Saat itu tim Honda pun sudah mewanti-wantinya agar tak lagi ngeyel seperti prilaku sebelumnya. “Betul, di Motegi saya main aman karena tak ingin dapat resiko fatal. Apalagi, saat itu sempat dua kali motor oleng dan hampir jatuh,” ujar MM. 

Ia tak menjelaskan apakah strategi serupa akan ia terapkan di Valencia nanti. Yang pasti, katanya, ia dan timnya sudah menyusun beberapa strategi dan alternatifnya. Ini akan berdasarkan situasi yang terjadi sejak sesi latihan. Soal skill dan kolaborasinya dengan RC213V sama sekali tak meragukan.

Secara teknis, MM dan paket Hondanya layak sebagai unggulan di Valencia.  “Saya masih unggul 13 angka dan itu sangat penting. Saya tak bisa bilang kira-kira bagaimana strtetgi di Valencia. Yang jelas saya harus fokus sepanjang balapan dan berjuang untuk dapatkan titel juara dunia,” tegas MM. 

Perjuangan itu tak harus menjadi juara Valencia. Cukup finish 4 Besar, MM sudah berhak dengan mahkota dunia. Logis saja, jika MM dan kubunya berorientasi target 4 Besar saja. Tapi, ingat Bro, dalm situasi segnting itu finih 4 Besar pun butuh perjuangan ekstra. Balap tak sesuai kata hati kan beban mental tersendiri. 

Jadi, yang ditunggu-tunggu adalah bukan siapa juara di Valencia, tapi bagaimana cara bertempur MM di sana. Andro

BACA JUGA

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353