nhk

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Marquez, Tarung Melawan Mitos

ManiakMotor – Marc Marquez sudah menjelma jadi idola dan hero muda Spanyol. Ironisnya, ia justru acap apes di Jerez, lokasi perjuangan selanjutnya di kancah MotoGP, Minggu (5/5) ini.

Terus, Yamaha kuat di Jerez dan akan sulit dikalahkan. Itu kata Marquez. Dari aspek teknis Jerez, ini sirkuit kecil. Selain pendek juga sempit yang pas dengan YZR-M1 milik Yamaha. Saat tes pra musim lalu, RC213V milik Dani Pedrosa dan Marquez di setiap sesi diasapi. “Di Austin kami memang jaya, itu tak bisa jadi rujukan kekuatan di Jerez. Kami sadar masih banyak yang harus dikembangkan agar kompetitif,” ujar Marquez yang secara mengejutkan kini memimpin klasemen sementara MotoGP bersama Jorge Lorenzo, msing-masing mengoleksi poin 41.

Itu teknis. Non teknis, Marquez juga harus akui Jerez bukanlah sirkuit favoritnya untuk mencetak kemenangan. Penonton yang membludak akan menyokongnya sepenuh hati, juga bukan jaminan. Sepanjang karirnya sejak kelas capung GP12, juara dunia Moto2 2012 itu terbilang apes di Jerez dan cenderung jadi sebuah mitos. Tapi ini mitosnya bukan di Cilandak ya. Hehe, itu sih Citos.

Lima penampilan di Jerez (tiga GP125 cc dan dua di Moto2), tak sekali pun membuahkan kemenangan. Dari lima partai itu, ia gatot alias gagal total di tiga kesempatan dengan status DNS (gagal start) dan retire alias pensiun sebelum lomba berakhir. Dua lainnya podium, posisi ketiga di musim  2009 (125 cc) dan runner-up musim 2012 (Moto2).

Kini sang Matador muda main di premier class, MotoGP. Tak ada yang tahu, mitos apes di Jerez itu masih berlaku atau akan berubah. Marquez pribadi terlebih dulu harus bertarung dengan anggapannya sendiri kalau Jerez bukanlah tempat mempunyai fengshui yang cengli. Ia harus pergi dulu ke gunung Butong, minta lacak fengshuinya ke King-Kong. Sssst…i. 

Pokoknya Marquez harus kalahkan dulu dirinya sendiri, setelah itu baru berpikir mengalahkan lawan yang seperti katanya akan sangat berat. Selain sang senior Pedrosa, tiga joki Yamaha akan jadi halangan utama untuk membalik mitos tadi. Rossi, Lorenzo, bahkan Cal Crutchlow dari tim satelit Yamaha diprediksi akan mendominasi. “Untuk single lap, saya janji memberikan 100% kemampuan. Untuk balapannya, akan banyak faktor penentu. Saya tak bisa katakan apa pun selain coba tampil sebaik yang bisa dilakukan,” tandas Marquez.

Tuh, sampeyan nilai sendiri dah, doski tak berani banyak cakap menuju Jerez. Namanya mitos, ya sulit dihapus, sampai nantinya nasib baru berkehendak lain. Siapa tahu peruntungan Marquez di Jerez justru beda dan senantiasa beres-beres saja di MotoGP? Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Il Grande Rossi, Sensasi dan Selebrasi di Kandang Musuh?

MotoGP 2013 Menuju Jerez; Marquez Merendah, Lorenzo Memuji, Rossi Yakin, Pedrosa Murka

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Biarpun Tua, Rossi Masih Terangsang Bikin Rekor

MotoGP 2013: Pedrosa Murka, Dikritik dan Dibandingkan Dengan Rossi

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353