nhk

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Marquez, Antara Naluri dan Instruksi, Macan Atau Kambing?

ManiakMotor –  Semusim di MotoGP cukup menunjukkan jatidiri Marc Marquez. Menunggang RC213V ia menjelma jadi macan lintasan. Sebut macan, hewan predator yang tanpa ampun terkam lawan maupun teman setim. Akankah sang macan berubah wujud jadi ‘kambing’ di sirkuit Valencia, Spanyol  pada 10 November ini? 

Macan pemangsa buas sulit dikendalikan dan ikuti refleks nalurinya sendiri. Kambing tergantung instruksi penggembalanya, suruh belok ya belok, lurus ya lurus. Sebab, cukup finish ke-4, Marquez menjadi juara dunia 2013. Pasti MM telah dapat instruksi main safe. Jangan bermain seperti maunya sendiri, seperti macan. Ini partai final! Tak ada kesempatan memperbaiki situasi. Pertaruhannya adalah brand Honda di kancah balap dunia. Nah ini, membuatnya harus nurut pada ‘gembala’. 

Jelang Philip Islad dan  Motegi sangat jelas bagaimana bigboss Honda Shuhei Nakamoto menginstruksikan pasukannya. MM dan Dani Pedrosa diperintahkan bertanding jaga jarak pasca insiden Aragon. Khusus MM bahkan diminta untuk mengubah riding style-nya untuk menghindari risiko karena perburuan poin sangat krusial. 

  {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Tapi, Marquez adalah Marquez. Ia ikuti kata harinya memburu kemenangan. Ia abaikan perintah tim seperti musim lalu di Moto2. Di Philip Island ia tetap berambisi. MM dan timnya merancang strategi juara sehingga lupa atau abai pada regulasi yang mengatur pitstop. Padahal, ia hanya butuh finish ke-7 udah jadi jawara. Andai fokus pada urutan 7, bukan ngotot, tak ada lagi ulasan seperti ini menuju Valencia.

Di Motegi, MM tetap tak mau jadi kambing. Beda dengan Pedrosa yag justru menahan diri di belakang MM, agar tidak memancing permainan MM. Sebab, naluri predator MM langsung kelihatan saat ia mengejar Jorge Lorenzo dan berkali-kali membuat petinggi tim menahan nafas, terlebih saat MM sempat dua kali oleng dan nyaris terjatuh. Saat itu bukan instruksi tim. 

Seusai balapan pun MM mengakui, ia sendiri yang memutuskan mengamankan posisi kedua karena sempat takut nyaris terjengkang. “Lagipula kecepatan Jorge luarbiasa. Saya coba meenekannya, tapi ia tampil hebat, dipikir posisi dua lebih baik diamankan,” terang MM yang mengaku keputusannya itu karena mengingat peristiwa di Mugello saat kehilangan 20 poin karena ngotot. Jadi, bukan karena instruksi tim, ya? 

Dua hari jelang Valencia, lewat rilis timnya, MM kembali menegaskan cara bertandingnya yang akan sama. Ia akan berjuang 100% untuk mengamankan gelar juara dunia, dimulai sejak sesi latihan. Tapi, kalimatnya kali ini bermakna ganda. Jika fight jadi juara seri Valencia di depan fans sendiri, berarti ia pol-polan di lintasan dan tetap tarung seperti macan. Tapi, bila hanya amankan gelar 2013 maka ia cukup jadi kambing dengan ikut instruksi tim dan teori untuk finish 4 Besar saja. 

Nah, sekarang tugas sampeyan untuk menebak: macan atau kambing, kambing atau macan? Andro

BACA JUGA

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Lorenzo vs Marquez, Contohnya Rossi dan Doohan..!

MotoGP 2013 Jelang Valencia Spanyol; Lorenzo Terus Tekan Mental Lawan, Peluang Masih Ada

MotoGP 2013 Jelang Valencia Spanyol; Rossi Siap Bantu Lorenzo, Bila Motor Oke

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Kabar Baru Aprilia, Full Pabrikan Musim 2016

 

BAGIKAN