nhk

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Marquez vs Lorenzo, Berharap Pada Yang Tidak Diharapkan

 

ManiakMotor – Sampeyan penggemar Marc Marquez? Silakan bilang ia hanya butuh finish ke-4 untuk jad juara dunia. Nah, kalau sampeyan fans Jorge Lorenzo, silakan berharap pada banyak hal yang terjadi di luar dugaan. Valencia kerap punya kejutan. 

Jelang ronde akhir di Valencia, bahasan teknis kalah penting dari nonteknis. Dari aspek teknis, sudah terbukti Honda RC213V dan Yamaha YZR-M1 saling mengalahkan musim ini. Dari aspek nonteknis, ini yang bisa bikin jelimet Masbro! Perannya mental. Pacuan mantap, skill ciamik, strategi pun apik, tapi jika dijalankan dengan kondisi mental yang goyah ya bisa sampeyan ukur sendirilah macam mana hasil akhirnya. Dari aspek itu jelas JL sangat unggul dibandingkan MM, lantaran jam terbang. 

Mentalitas MM belum teruji dalam kondisi yang genting macam sekarang, untung saja dia telah memimpin 13 poin. Seri-seri yang lalu sih ia bisa tampil lepas karena tak ada tekanan sedikit pun. Lha, sekarang pada pundaknya dibebankan nama besar dan kehormatan Honda!  

Sampeyan penggemar MM? jangan dulu terlalu optimistis meski jagoan sampeyan masuk Valencia dengan keunggulan 13 angka. Jangan abaikan Faktor X yang kerap terjadi pada seri terakhir itu. Banyak hal-hal yang tidak diharap justru terjadi, itu layak diharapkan para penggemar JL saat ini.  “Selagi lomba berlangsung, apa saja bisa terjadi,” cuap Lorenzo. “Saya bersiap khusus untuk seri akhir ini,” timpal Marquez.

Kisah Valentino Rossi – Nicky Hayden pada 2006 sudah diulas, itu contoh nyata betapa krusialnya Faktor X di Valencia. Contoh lain Casey Stoner yang tak terduga justru klontang di sesi latihan dan gagal ikut lomba. Saat itu ia tengah bertarung alot dengan saingan satu tim Dani Pedrosa untuk berebut 3 Besar klasemen. Berikutnya, musim 2010, saat JL terjengkang highside karena sundul anak CRT, yang untungnya tak lagi pengaruh pada poin jurdun. 

Selaku fans MM, masih layak deg-degan menanti aksi sang rookie. Harap dicatat, musim ini kurang lebih 13 kali MM terlempar dari motornya yang untugnya hanya sekali terjadi saat balapan (Mugello). Untungnya lagi, kecelakan demi kecelakaan di sesi latihan tak membuatnya gagal ikutan lomba. Tubuhnya memang alot. Kata orang Indonesia, ‘manusia karet’. Bandingkan dengan Lorenzo, dua kali kelontang, dua-duanya fatal buat poin.

Bagaimana kalau kasus macam Rossi dan Stoner terjadi kali ini? Amit-amit ya! Selaku fans JL, bukankah itu yang diharapkan? Lho, ini maniakmotor.com bagaimana sih, penggemar MM iya, JL juga iya, nggak jelassss? Hehehe, kan portal independen Brader, jadi ada di mana saja dan juga ke mana saja. 

Satu lagi nih, bukan nakut-nakutin! MM pastinya dapat instruksi untuk bermain safe alias hati-hati dalam event itu. Bukan hal mudah dilakukan seorang MM yang berkarakter fighter, bahkan cenderung predator di lintasan. Bayangkan saja jika sehari-hari sampeyan dapat kenikmatan dan justru piawai dengan kecepatan 100 km/jam, tapi ortu bilang cukup 40 km sajalah, capek ndak tuh? Bayangkan juga sehari-hari tampil macho tapi kali ini diminta sedikit melambai-lambai, apa sampeyan bisa terima? 

Mari ditunggu, apakah MM bakal tetap seorang predator atau sedikit melambai. Tererah sampeyan, itu harapan atau yang tidak diharapkan. Haiyaaaaa! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Kolaborasi Elekronik M1 Rossi–Seki, Kebangkitan 2014

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Gresini Keluarkan Doni Tata, Simeon Jadi Pengganti

MotoGP 2013 Jelang Valencia: Marquez Vs Lorenzo, 5 Spanyol Berebut 2 Gelar Sisa

MotoGP 2014: Brasil Terancam Out, Aragon Maju Sepekan

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353