nhk

MotoGP 2013 Jerez (FP2): Trek Lurus Jerez Terlampau Pendek Buat Honda

 

  ManiakMotor – Dua hasil Free Practice di hari pembuka GP Spanyol, Jumat (3/5) mempertegas analisa teknis yang sudah dimulai portal ini sejak jauh hari.

Strategi Yamaha ‘melepas’ Austin dan kemudin melahap Jerez boleh jadi mendekati kebenaran, setidaknya sampai tulisan ini sampeyan baca sembari ngopi-ngopi. Parameternya adalah trek lurus yang jadi makanan empuk RC213V. Di Austin yang hamparkan straight sepanjang 1,2 km, jelas bikin joki-joki Honda merajalela. Ambil contoh saat Q2 di mana Marc Marquez bisa melaju dengan kecepatan maksimal 341,8 km/jam dan Dani Pedrosa 339,1 km/jam. Bedakan dengan top speed Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi cuma 335,0 dan 335,2 km/jam di area sama.

Sedemikian panjangnya trek lurus Austin sehingga RC213V bisa mencuri banyak waktu di sana. Selisih yang sampai 6 km/jam dengan Marquez itu memang hanya sekitar nol koma sekian detik, tapi kalau dikalikan 21 laps saat lomba ya jadinya banyak. Belum lagi dua trek lurus lain di Austin meski jaraknya pendek. Kesimpulannya, pantaslah Yamaha nyerah di sana. Seberapa ganas pun YZR-M1 melibas tikungan Austin, akumulasinya tak cukup untuk menolong ketertinggalan di trek lurus.

Nah, di Jerez inilah pembalasan Yamaha sedang berlangsung. Meskipun tikungannya hanya 13 biji dan R terakhirnya sudah bernama Jorge Lorenzo, itu menjadi tempat YZR-M1 mengambil waktu. Itu sektor kekuatan mereka karena RC213V tetap tak terkalahkan di lintasan lurus. “Secara umum baik. Besok masih ada kesempatan menset-up suspensi untuk kestabilan masuk keluar tikungan. Hari ini sudah mencoba ban lembut dan keras, bagus. Memang kali ini FP1 dan FP2 sangat ketat,” jelas Pedrosa.

Apa pun kata Dani, buktinya di FP2, meski Yamaha ambil dua posisi teratas tercepat, Pedrosa dan Marquez masih memilih top speed lebih laju. Speedometer Lorenzo mentok di angka 286 km/jam, Cal Currtchlow 287,5 km/jam. Sedangkan Pedrosa dan Marquez bisa sentuh angka 289,0 dan 287,7 km/jam. Didukung joki tim satelit Honda macam Alvaro Bautista (GO&FUN Gresini Honda) dan Stefan Bradl (LCR Honda) bisa bikin top speed 287,9 dan 287,8. Keduanya lebih pol dari Lorenzo meski hasil akhirnya ke-6 dan 14.

Gara-garanya cuma satu Bro, lintasan lurus Jerez yang cuma 601 meter atau separohnya dari Austin. Jika dipol di situ, akibatnya pengereman RC213V lebih deras di R1 kerimbang M1. Padahal trek lurusnya singkat. Makanya tak cukup signifikan. Itu juga bedanya dengan Austin, yang menuju tikungan selepas trek lurusnya terbantu tanjakan yang jadinya tak perlu ngerem-ngerem banget. Kalau sampeyan yang balapan di sana, sambil merem pun motor bisa berhenti sendiri hehehe.

Jadi, brosist, bolehlah kita bilang begini: kalau Honda belum bisa memaksimalkan kinerja RC213V di tikungan Jerez yang cuma 13 itu, hasil di FP3 dan Q2 besok pun ya begini-begino juga. Kalau di raceday-nya bisa jadi beda karena banyak faktor lain sebagai penentu. Ban, misalnya, sangat beda dengan yang dipakai di sesi QTT.

Nah, buat sampeyan yang jadi fans Pedrosa dan Marquez bolehlah tolong bantu doa agar kru teknis HRC malam ini bisa temukan set-up lebih bagus buat RC213V. Begitu Bro! Andro

 

Berita Terkait

Hasil MotoGP Jerez 2013 Spanyol, Semua Sesi, 3 – 5 2013

MotoGP 2013 Spanyol (FP2); Panas Trek Jerez 45 Derajat, Kompon Ban Lengket, 1-5 Rapat

MotoGP 2013 Jerez (FP2): Yamaha Bikin Spanyol Bergetar, Crutchlow + Rossi Jadi Musuh

MotoGP Spanyol 2013 (FP1); Lorenzo Cepat, Ancamam Rossi Di Jerez

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Isu Liar Menyergap Rossi – Crutchlow, Bakal Duet

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353