nhk

MotoGP 2013 Jerez Jelang Race: Dari Stastik Anak Spanyol Juaranya..?

 

ManiakMotor – Tampil di qualifying buat pembalap adalah memforsir nyali dan tunggangan. Karena di saat  sama harus kejar waktu tercepat. Yang dipertaruhkan pun hanya satu, start dari grid terdepan. Seperti qualifiying 2 MotoGP di sirkuit Jerez yang berlangsung Sabtu, 4 Mei 2013. Bujubune, gas poll yang membuat Dani Pedrosa, Valentino Rossi dan Cal Crutshlow meluncur ke gravel.  

Saat free practice (FP) dapat 1 menit 40 detik sangat sulit, di Q2 mereka bisa lebih cepat 1 detik. Tengok Hector Barbera (Avintia Bluesens) yang peringkat 10 pada Q2, ia cetak di bawah 40 detik. Entah angin apa yang ia pakai bisa tembus di angka itu. Yang jelas, taktiknya nyali berlipat-lipat. Hector sudah tak peduli motor CRT-nya goyang jaipong  mengancam dirinya ke gravel.

Itu contoh. Nyali ini berlipat karena yakin ban khusus QTT bisa nempel lebih bagus. Makanya kata Jorge Lorenzo, melihat laju motor sebenarnya pada free practice (FP). Sebab saat FP semua pembalap menggunakan setingan untuk daya tahan lap yang banyak, sedang uji ban dan settingan lain untuk lomba.   “Pole memang saya. Tetapi saya pikir lomba tidak secepat Q2, pasti lebih lambat,” jelas Lorenzo yang tercepat sendiri dengan 1 menit 38.6 detik saat Q2. Lebih lengkap hasilnya klik RESULTS. Jika sudah sempat baca tulisan ini, nah adanya di BERITA TERKAIT.

Cerita mendekati lomba dari data FP, lagi-lagi penguasanya Lorenzo yang membela Yamaha Factory Racing. Di dua FP dia bisa konsisten dua kali dapat catatan di bawah 39 detik. Memang FP3 milik Cal Crutchlow juga di bawah 39 detik, tetapi Cal sulit untuk mendekati ulang di saat-saat genting seperti kualifikasi, maklum motor milik tim satelit. Sedang Lorenzo totalnya tiga kali ia dapat di bawah 39 detik. Belum lagi dari lima besar, Lorenzo satu-satunya yang baju balapnya tetap kinclong sampai usai Q2, yang lain mah lecet-lecet alias berjatuhan mengejar catatan fantastis. 

Konsistensi catatan waktu, Lorenzo hanya bisa didekati anak Spanyol alias Dani Pedrosa. Itu di data Chronological Analysis of Performances yang dikeluarkan MotoGP.Com. Pedrosa yang dimodali RC213V milik Honda Team itu bisa dua kali di bawah 39 detik. Moga saja Pedrosa telah terlecut dengan kritik permainannya saat ini untuk menempel Lorenzo saat lomba. Jika itu terjadi, Lorenzo akan tertahan dan yang namanya Marc Marquez dan Valentino Rossi bisa berkumpul di rombongan ini.   

Tetapi, bila Lorenzo berhasil lepas sendiri sejak awal, niscaya balapannya seperti yang akan berlangsung di Qatar. Karena perbedaan pada analis itu juga mencolok antara Lorenzo dan Pedrosa. Yang dekat malah Valentino Rossi dan Marc Marquez bersama Cal untuk berebut podium di bawah Lorenzo. Itu pun kalau pegal-pegal Rossi dan Cal saat jatuh kemarin berhasil diurut dengan minyak gosok. Jika tidak semua matador berdiri di podium? Ini hanya analisa, yang menentukan lomba sebenarnya. Ito

BERITA TERKAIT:

Hasil MotoGP Jerez 2013 Spanyol, Semua Sesi, 3 – 5 Mei 2013

MotoGP Jerez 2013 (Jelang Race): Honda Jatuh Bangun Kejar Yamaha, Marquez Mulai Sesumbar

MotoGP Spanyol 2013 (Jelang Race): Berat Nian Beban Rossi, Mulai Cemas Masuk Balapan Jerez

MotoGP 2013 Jerez (Q2): Lorenzo Pole Dengan Mantap, Coy

MotoGP 2013 Jerez (Q2); Tiga Spanyol Mengalirkan Motor Di Sirkuit Mengalir, Rossi Nyinyir

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353