nhk

MotoGP 2013 Jerman Sachsenring (Jelang); Swingarm The Doctor

 

 

ManiakMotor – Melacak data swing arm dan fork terbaru M1 Valentino Rossi macam cari jarum di padang pasir. Ada sih artikelnya yang nongol, cuma mengandai-andai, ya sama dengan artikel ini, hehe. Toh namanya andai juga bikin senang, apalagi andai jadi orang kaya… Andai jadi The Doctor, deh.

Basis Yamaha YZR-M1 sumbu rodanya lebih pendek, tapi lengan ayunnya lebih panjang. Model ini terusan dari YZR-500 cc seperti yang dilansir Wikipedia, sayang ukur-ukurannya nggak ada. Valentino Rossi masuk ke Yamaha pada 2004 dengan versi 900 cc saat itu dirisetnya sembari lomba. Walau begitu, ia langsung cocok dengan gesitnya YZR, namun stabil.  

Maaf nggak bicara itu, tapi lengan ayun dan fork yang ditest Aragon, tiga minggu lalu. Lengan itu kaku yang katanya dipinjam dari karakter lengan M1 Jorge Lorenzo. Kaku berarti rigid, sikit menghilangkan efek elastis yang bikin motor pecicilan. Memang ya, sebelum paket Aragon, M1 Rossi seperti menjejak aspal yang kurang mulus, padahal namanya sirkuit MotoGP, ya muyus semua brur. Belanda masih jauh, eh, maksudnya jauh dengan juara di Belanda yang M1-nya anteng dan seperti enteng.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Perubahan lengan ini bisa lebih pendek, juga bisa lebih tebal dan didibisa-bisain diakali dari bentuk dan bahan, sehingga kaku. Bila pilih yang pendek, prakteknya kelewat lincah karena berpengaruh  pada sumbu roda jadi menyempit. Jarak dari pivot  (poros) tengah kruk-as ke roda belakang seperti petunjuk Graham Bell banyak memakan korban yang diriset. Karena akan mengubah juga trial roda depan.

Bisa saja itu yang dipilih, tapi kecil kemungkinannya. Maklum, saat bersamaan, juga ganti fork. Sebut fork ya di depan, itu suspensi teleskopik, M1 pakai Ohlins. Basis dasar seperti di data spesifikasi YZR-M1 dengan multi-adjustable steering geometry, bagian ini berhubungan dengan dudukan fork yang boleh diubah-ubah.

“Kami sulit nenjawab detil pertanyaan Anda. Tapi memang ada perubahan,” kata jawaban dari YFR ketika disurati portal ini lewat email mereka. Wah… tak mungkin oh tak mungkin dong, ya tak mungkin dikasih tahu juga kaleee. Emangnya hanya mekanik lokal yang punya rahasia, mekanik kelas dunia juga bro, malah lebih rahasia.

Tetapi lengan ayun diperkuat, dibikin tebal dan lekukannya dimainkan yang lebih punya logika. Pengerjaannya cepat dan ringkas dibikin kaku yang hasilnya bagian belakang motor lebih tenang, jadi tidak memainkan panjang pendeknya. Apalagi lengan bagian dari sasis dan suspensi. Makanya pas dengan fork pengganti yang efesien meredam perpindahan bobot saat motor dihentikan. “Dengan paket ini saya bisa masuk lebih dekat ke dalam tikungan,” kata Rossi tanpa merinci lebih jauh paket macam mana?

Fork sebenarnya urusan para teknisi Ohlins. Boro-boro dijelaskan perubahannya, yang pasti bikin Rossi jadi stabil dan konsisten. Dari cerita Rossi sih, redaman suspensi itu yang berhasil diperbaiki. Gelombang redamnya tetap  teratur kendati rem aktif lewat dua piringan Brembo 320 mm karbon dijepit dua kaliper – setiap kaliper ada 4 piston – bersamaan terjadi perubahan bobot. Intinya,  pengereman disembuhkan dari paket suspensi ini.

Ya, lihat saja nanti Sachsenring, Jerman 14 Juli nanti. Mudah-mudahan saja belum berubah ampuhnya. “Saya punya motor yang bisa diandalkan saat ini,” tegas Rossi usai doski menang di Assen.

Waw… Miolo

BACA JUGA

MotoGP 2013 Sachsenring Jerman (Jelang): Rossi Telah Diremajakan, Kata Bos Yamaha..!

MotoGP 2013 Jerman; RC213V Pedrosa Boros Ban, M1 Nggak..?

MotoGP 2013: Pol-Polan di Misano, Ducati Kerahkan Tujuh Pembalap

MotoGP 2013 Sachsenring (Jelang): Sindir Ducati, Rossi Berani Target Menang

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353