nhk

MotoGP 2013: Juragan F1 Kecam Pembalap Yang Ributkan Ban

 

ManiakMotor – Liputan maniakmotor.com belum nyeberang ke ajang balap F1. Tapi, boleh dong sesekali ambil perbandingan dari tetangga.

Kebetulan isu sentral saat ini di blantika F1 dan MotoGP sama, yakni soal ban. Pembalap dan tim F1 juga ribut soal daya tahan ban yang dipasok Pirelli selaku suplair tunggal. Mereka persoalkan degradasi ban tersebut yang terlalu cepat aus.

Hal sama dikeluhkan rider MotoGP, khususnya oleh Jorge Lorenzo sang juara dunia bertahan pada ban tunggal MotoGP, Bridgestone. Sejak GP Austin ia bilang bannya tak cukup tangguh untuk menyelesaikan lomba karena cepat aus di lintasan panas. Hal serupa ia ulangi usai seri Jerez. Dan, di Le Mans yang basah pun ternyata masalah yang ia apungkan juga soal kinerja ban yang akhirnya dibantah Bridgestone selaku pemasok tunggal.

Dorna selaku promotor MotoGP tak berkomentar apa pun soal keluhan ban Lorenzo yang sebelumnya juga dikeluhkan Valentino Rossi. Beda dengan Bernie Ecclestone, promotor sekaligus orang paling berpengaruh dalam bisnis F1. Salah satu juragan terkaya di Inggris ini mungkin merasa geli dengan keluhan pembalap F1. Pasalnya, ban yang disediakan sama utuk semua pembalap, tinggal pitar-pintarnya memilih kompon yang sesuai dengan settingan pacuan dan kondisi cuaca dan sirkuit.

“Mereka harus pakai otaknya untuk memenangi balapan. Zaman Niki Lauda balapan dulu mana ada yang peduli pada ban. Yang mereka utamakan adalah utak-atik girboks dan rem,” ketus Ecclestone hari ini di autosport.com. Yah, sama dengan balap motor di sirkuit Ancol, sekelas Kerry Hutama dan Petrus Tobun, pakai ban cacing yang sering kehilangan grip. Hehehe, nggak nyambung, bung.

Jadi, lanjut Ecclestone masih dengan gaya ketusnya hehehehe, pembalap dan timnya harus banyak mikir dan pakai otaknya untuk bikin strategi memenangi balapan.

Kalau dipikir-pikir, ketusnya Eclestone ada benarnya juga. Ban hanyalah salah satu faktor. Tak kalah penting adalah ganasnya mesin, kinerja elektroniknya, girbok, suspensi, rem, dan sebagainya.  Ban bagus kalau mesinnya memble kan sama saja bo’ong. Sebaliknya, mesin tokcer kalau bannya benjol-benjol ya bo’ong juga. Jadi, ya itu tadi, pitar-pintarlah mensinerjikan semua faktor itu.

Dan, komentar dari juragan F1 ini dimuat bukan untuk nyindir keluhan Lorenzo di Le Mans lalu. Sama sekali bukan lho! Tapi,siapa tahu ini bermnfaat buat adik-adik sampeyan yang baru mulai ikut ngedrag bike atau road race, bahwa balapan itu ditentukan oleh banyak faktor dan sinerji masing-masing. Pokoknya gitu deh! Kan IndoPrix juga pakai ban tunggal yang namanya IRC minggu ini telah seri ke-3 di Kenjeran, ya makin nggak nyambung.  Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Lorenzo Salahkan Ban, Aoki ‘Menyerang’ Balik

MotoGP 2013: Dovi Bersaksi, Honda Memang Oke

MotoGP 2013; Rossi Sangat Menyesali Hasil Le Mans..!

MotoGP 2013: Nyaman Dengan ‘Bonus’ 3 Kg, Pedrosa Kembali ke Jalur Juara

  

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353