nhk

MotoGP 2013: Ke Ducati, Crutchlow Sudah Menang di Awal, Rp 34 Milyar/Musim

 

ManiakMotor –  Jika Cal Crutchlow seorang penjudi maka ia adalah seorang penjudi  pintar. Pindah ke Ducati yang belum kompetitif sesuai perhitungan matang. Mau tahu? Ini hitung-hitungannya.

Dua hal yang sangat diidamkan Cal setelah prestasinya nanjak musim ini adalah betarung dengan tim pabrikan plus fulus. Itu tak bakal ia dapat jika bertahan di Yamaha Monster Tech3 ataupun pinangan LCR Honda. Sampai kapan pun tim satelit tak akan pernah dapat fasilitas setara apalagi lebih bagus dari pembalap tim pabrikan.

Ducati atu-atunya pemberi dua hal itu, pacuan full pabrikan dan gemerincing dollar professional rider. Seorang jurnalis senior MotoGP berbisik, Cal dibayar 2,5 juta Euro atau sekitar Rp 34 milyar per musim oleh Ducati. Sampeyan bandingkan saja dengan gaji Tech3 hanya 300.000 Euro per tahun. Berlipat-lipat sampai 8 kali Bro, sopo yang tak tergiur? Artinya, setiap balapan hampir Rp 2 m.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Cal berorientasi pada uang? Tak sepenuhnya begitu. Cal dan manajer pribadinya, Bob Moore, sudah berhitung matang. Ducati diprediksi mulai berkembang 2014 karena di situlah Ducati Corse akan fokus pada pengembangan pacuannya. Setelah diambil alih Audi Group musim lalu, tahun pertamanya adalah perombakan manajemen dan sistemnya. Teknologi pacuan dilakukan seperlunya dan bersifat evolusioner. Soal mesin dan sasis, misalnya, sudah intensif diuji Michele Pirro sepajang 2013 untuk digunakan pada musim 2014 dan terus up-date.

Tak kompetitif musim 2014 dan Crutchlow gagal total? Di situlah Moore dan Crutchlow memainkan kartu. Kabarnya nih, dibilang kabar karena tak ada pernyataan resmi, ada klaususl kontrak Cal dengan Ducati, tertulis memang dua musim, 2014 dan 2015. Tapi, ada perjanjian Cal bisa keluar di ujung musim 2014, jika pacuan memble. 

Selanjutnya pensiun? Ya nggaklah Pakde! Hitungan akhir 2014 para pembalap tim pabrikan Honda dan Yamaha akan habis masa kontrak. Apa pun bisa terjadi pada Dani Pedrosa di Honda dan duet Valentino Rossi – Jorge Lorenzo di Yamaha. Jika salah satu dari mereka memutuskan pensiun, siapa tahu ada celah. Marquez tak disebut-sebut karena anak itu adalah asset masa depan Repsol Honda, masih muda.

Tk ada juga tempat, Suzuki akan balik ke MotoGP sebagai tim pabrikan sudah menunggu.  Tadinya Suzuki akan balik musim 2014 dan Crutchlow adalah favorit terkuat sebagai pembalap utama. Opsi itu sepertinya masih berlaku makanya Crutchlow bikin klausul khusus tadi di Ducati. Suzuki sendiri bisa dibilang menjanjikan. Berbagai tes oleh Randy de Puniet musim 2013 ini menunjukkan harapan dan tinggal dioptimalkan sepanjang 2014.

Dari rangkaian yang dihubung-hubungkan itu, mari tarik kesimpulan kalau Crutchlow memang berjudi datang ke Ducati. Tapi, itu perjudian yang tak sembarangan karena semua risiko dan jalan keluarnya telah dirancang. Jika Ducati tetap keok musim 2014, setidaknya Cal sudah kantongi Rp 34 milyar. Jika sukses, namanya akan melambung dan bakal dibanding-bandingkan dengan masa dua tahun penderitaan Rossi di Ducati.

Begitulah kira-kiranya Brosist! Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Jelang Indianapolis; SSG M1 Rossi – Lorenzo Vs SSG RC213V Marc – Pedrosa..?

MotoGP 2013: Tes Lanjutan di Misano, Honda Siapkan Perubahan Drastis

MotoGP 2013 Jelang Indianapolis; Para King Dorong Marquez Jadi King, Gaya Baru..!

MotoGP 2013 Jelang Indianapolis Amerika; Ceritanya Crutchlow Sebelum Ducati

 

BAGIKAN