nhk

MotoGP 2013 Laguna Seca (Race); SSG Honda Kuat Tanjakan, SSG Yamaha Kata Rossi Tunggu Saja..!

 

ManiakMotor –  Kalau ada turunan pasti ada tanjakan. Tanjakan itu sama dengan mendaki yang  justru santapan empuk Honda di sirkuit Laguna Seca (LS). Di raceday  yang berlangsung 21 Juli di United States dan Indonesia 21 Juli saat sahur, anak-anak Honda ngisi terus tenaga motornya di tanjakan LS.  

Pengamatan selama ini Honda unggul di trek pendek. LS adalah sirkuit gitu. Tidak hanya pendek, tapi banyak mengumpan sampai ke gigi rendah. Karena RC213V pakai SSG (Seamless Shift Gearbox), perpindahan ulang ke gigi tinggi tanpa membuang tenaga. Maksudnya saat pindah gigi tenaga tidak putus. “Motor saya sangat kuat. Tenaganya sangat baik,” jelas Marc Marquez, pembalap muda Repsol Honda Team  menceritakan motornya.

Bukan mengabaikan perangkat lain yang canggih di motor prototipe RC213V. Toh juga semua merek kontestan menggunakan suku cadang yang tingkatannya sama. Yang tidak sama itu isi girboksnya. SSG yang punya toleransi nol memutus tenaga dan malah terus mengumpannya ke roda walau terjadi pindah gigi. Kekuatan ini semakin menjadi-jadi dibanding non SSG manakala di jalur turun-naik dan pasti ada naiknya alias tanjakan atawa mendaki.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Saat menanjak yang non SSG ketika pindah percepatan akan memutus pengapian, tenaga ikut hilang. Makin berat terjadinya saat mendaki. Kendati hanya seperseribu detik tenaga tertunda saat pindah gigi, untuk ukuran sama-sama melaju. Di sirkuit datar yang pendek-pendek saja, SSG unggul kok. Lha, macam mana lae, bila tanjakan? Kau bakal ketinggalan berlipat-lipat, bah.

Hitung sajalah Bang, bila LS ada 3 tanjakan dan setiap tanjakan 2 kali pindah gigi, ada enam kali dalam satu lap terjadi kerugian. Kalikan saja 30 laps saat lomba MotoGP di LS dengan hitungan 6 tadi. Itu sama dengan 180 kali pindah gigi. Maaf, karena penulis belum pernah balap di sana –  kecuali di playstation –  jumlah tanjakan pastinya belum tahu. Yang jelas area tanjakan dari start sampai R8 yang corkscrew.

Makanya motor satelit Honda bisa-bisanya unggul dari M1 pabrikan, salah satunya ya di situ, ya ditanjakan itu brur. Bedalah kalau sirkuit  LS turunan semua, jelas M1 bisa melawan karena lebihnya SSG akan nihil. Namanya juga turunan, tenaganya nyambung semua. Kan ada pribahasa ‘mendaki-daki dahulu’, begitu juga kemudian, hehe.   

Yamaha sebelum lomba di LS buru-buru mengumumkan segera meluncurkan SSG. Itu ada maksudnya brosist. Maksudnya, bila kalah telak di sirkuit model LS, Yamaha tak banyak dikomplain Velentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Karena pengumuman itu adalah jawaban pasti. Bahwa tuh barang sudah ada. Bahkan akan dicoba Agustus nanti di sirtkuit Brno.

Lewat pengumaman itu pula, penggemar Rossi dan Lorenzo akan memakluminya. Maklum saja M1 belum pakai  teknologi girboks seperti RC213V. Toh sirkuit tidak pendek dan menanjak mulu seperti LS. Juga mereka terobati M1 lebih bagus di sirkuit memainkan gigi tinggi. Berarti bila pakai SSG, lain waktu Laguna Seca disikat pula. “Honda memang punya kelebihan di LS, harus diakui  itu. Tapi tunggu saja, M1 bisa cepat juga di sirkuit model begini,” jelas Valentino Rossi seperti yang sudah dijelaskan para petinggi Yamaha dengan arti penguman mereka akan keluarkan SSG.

Jadinya akan sama cepat bila SSG sudah jadi bro, mungkin, karena Rossi tidak sebut secara jelas, onderdilnya juga belum ada. Ya begitulah analisa ini, bisa benar, bisa juga benar-benar ngaco. Yang ngaco yang nulis. Miolo

BACA JUGA

Hasil MotoGP Laguna Seca Amerika 2013, Semua Sesi, 19 – 21 Juli

MotoGP 2013 Italia Mugello (Jelang); Melacak Girboks SSG, Kekuatan Honda Bikin Pusing Yamaha

MotoGP 2013 Laguna Seca (Jelang); Jika SSG M1 Rossi Dan Lorenzo Sudah Terpasang

MotoGP 2013 Laguna Seca (Race): Insiden Corkscrew, Rossi Sindir Bos Honda

MotoGP 2013 Laguna Seca (Race): Marquez Bikin Rekor Lagi, Ingatkan Duel Rossi – Stoner

 

 

 

 

BAGIKAN