nhk

MotoGP 2013 Latihan (Tes) Austin, Marquez Siap Bakar-Bakar, Pedrosa Sudah Pusing Betulan

ManiakMotor – Lupakan tes Austin brader! Sambut tes resmi dan terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol, 23-25 Maret.  Sambut pula calon bintangnya… Marc Marquez!!!!

Memborong best lap di semua sesi Austin mebuktikan satu hal, Honda RC213V milik Repsol Honda, sudah kepegang sama dia. Ia tak hanya kencang di balapan karena memang juga punya motor kencang. Tapi, ia juga kencang dan pintar beradaptasi. Kalau dihitung-hitung, baru 12 hari Marquez di jok RC213V. Total 9 hari di Sepang dalam tiga sesi tes plus tiga di Austin.

Kiprah awalnya sudah membakar emosi banyak orang. Bikin para senior bernama Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi hanya bisa bicara kekurangan diri masing-masing sembari memuji sang bintang muda. Fans MotoGP yang musim lalu sudah sampai di titik bosan, kini ikut terbakar emosinya dan seperti tak sabar menanti aksi Marquez berikutnya.

Kalau di Austin yang tanpa data awal dan pengalaman saja ia bisa membakar semua catatan waktu, bagaimana pula aksi anak ini di kandangnya, Jerez? Pasti dilawan sama seniornya yang sudah punya data dan pengalaman. Kan beda dengan Austin yang baru. Hehehe…

Jerez yang dibaca ‘heres’ akan beres dengan Marquez. Ia hapal setiap sudutnya. Ia tahu persis karakter semua tikungan dan kerb-nya. Pemuda yang tak berbadan gelap kelahiran Cervera, Spanyol, 17 Februari 1993 menggunakan banyak waktunya di Jerez. Kalau dia berdiri di tower buat MC MotoGP, dapur rumahnya kelihatan bro. 

Ia besar lewat pembibitan dari Jerez dari kompetisi klub event, kejurnda, kejurnan dan bahkan dunia. Misalnya Red Bull Academy, GP125 dan Moto2. Anehnya, ia bermasalah di trek itu. Dalam 5 balapan sejak kelas 125 pada 2008, Marquez tercatat hanya dua kali mencapai finish. Finish pertama kelas 125 cc musim 2009 di podium ketiga, dan yang kedua tahun lalu di kelas Moto2 (runner-up). Dalam lima penampilan itu ia pun tak sekali saja mendapat posisi pole position. Artinya, ia selalu kalah waktu di single lap.

Pertanyaan menariknya, mengapa kok jelek amat sih di kandang? Jawabannya, ya ndak tahu! Mungkin, mungkin lho, karena  Marquez itu punya bakat besar jadi seorang entrepreneur, menjadi penghibur, sehingga selalu maunya perfect di depan fans sendiri. Untuk itu ia  lakukan apa saja untuk mewujudkannya. Kalau perlu memaksa susul lawan meski harus sikut sana-sini sikit-sikit. Itu mungkin lho, sehingga seringnya justru tak finish di Jerez.

Jika Marquez tampil serapi Austin, ia akan membakar kembali suasana persaingan di Jerez. Dampak besarnya akan berlanjut ke putaran pertama musim 2013 di Losail, Qatar, 7 April. Lagi-lagi nah, jika ia bisa menang di Qatar berarti menyamai rekor Max Biaggi (1998) dan Jarno Saarinen (1973) sebagai ruki yang memenangi balapan pertamanya di kelas primer. Hebat kan!!! Dari situ Pedrosa, Rossi, dan Lorenzo lewat cuyyyy…

Demi catatan sejarah dan promosi yang akan tercatat sepanjang zaman, sangat realistis jika Marquez mengejar hal itu. Juga realistis kalau tim Repsol Honda mendorongnya ke sana, karena Marquez memang punya potensi melakukannya. Efek publisitasnya jauh lebih efektif dibandingkan kalau Pedrosa yang menang.

So, wajar pulalah Pedrosa sudah mulai pusing-pusing mendapat rekan setim ‘senakal’ Marquez. Di hari terakhir tes Austin, Kamis (14), Pedrosa sudah pusing betulan. Kepalanya nyut-nyutan dan sekujur pundak dan lehernya pegal-pegal. Itu sebabnya ia hanya melaju 24 laps sementara Marquez asyik-masyuk dengan 60 laps. Ayo Markus, sikat terussss! (sengaja itu Bro). Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Tes Austin; Kepulangan Duluan Rossi Dan Lorenzo, Tanda Tanya Besar..?

MotoGP 2013 Tes Austin; Hari Terakhir Latihan,Tetap Marquez..!

MotoGP 2013, Latihan (Tes) Austin: Pesona Marquez Bikin Panas Internal, Pedrosa Terancam

MotoGP 2013 Tes Austin; Rossi Dan Lorenzo Akui Lawan, Kalah Akselerasi

MotoGP 2013; Tes Austin, Huhuiii… Marquez Kembali Sentil Seniornya, Rossi Ke-5


BAGIKAN