nhk

MotoGP 2013 Le Mans Prancis; Marquez+Pedrosa Harap-Harap Suhu Terik

 

ManiakMotor – Panas-dingin dan basah-kering yang tertiup di MotoGP Prancis kali ini. Para kontestan bertolak belakang soal suhu nanti di sirkuit Le Mans yang sudah mulai digunakan untuk free practice Jumat, 17 Mei 2013 tersebut.  Masing-masing menengadahkan tangan ke langit untuk minta kering, teduh dan basah. Honda lebih suka kering. Tidak sekadar kering, tapi kering bangat.

Honda memang telah melakukan kinerja motor yang cemerlang bila kondisinya kering. Apalagi kering ditambah panas seperti yang terjadi di Austin dan Jerez. Suspensi RC21V dan perangkat bawaannya, mengayun  tenang membantu gigitan ban yang pas pada trek. Kondisi begitu membuat karet itemnya awet dan tak pandang tipe karet yang melingkari  pelek RC213V.

Marc Marquez pembalap Repsol Honda Team telah berdoa dengan membuka suara, berharap  balapan berlangsung normal alias kering. “Bila hujan akan menyulitkan dalam keseimbangan dan kesabaran. Terutama bagi seorang ‘pemula’ seperti saya di MotoGP,” kata Marquez dalam jumpa pers wajib diadakan panitia MotoGP di Le Mans.

Ilmu kira-kiranya, maksud pemimpin klasemen ini, jika kondisinya hujan, jiwanya kurang cocok memacu motor yang masih dengan emosi meledak-ledak.  Di hujan ia harus membalap dengan halus dan sabar. Itu masih ditambah pepetan musuh seperti Yamaha yang baik bila kondisinya dingin.  Di saat yang sama dalam lintasan basah Honda belum teruji, bahkan testing pramusim di Jerez dalam basah dan teduh, mereka memang takluk dari Yamaha.  

Dani Pedrosa, teman setim Marquez ogah menjadi peramal apalagi jadi pawang hujan untuk menolaknya. Ia lebih cenderung tak mau bikin prediksi sebelum sesi latihan bebas berlangsung. Pedrosa yang memang dalam hidupnya ditakdirkan bukan untuk koar-koar lebih dulu, kecuali jika ia diusik seperti baru lalu oleh Kevin Schwantz, pembalap Amrik mantan juara dunia GP500 dengan  Suzuki.

Apalagi prestasi Pedrosa di Le Mans dalam karirnya delapan tahun di MotoGP belum pernah juara pertama. “Kami telah banyak berlomba di Le Mans, tapi selalu berakhir pekan yang buruk. Sulit mendapati pilihan ban yang pas di trek rumit buat kami. Memang saat test di Jerez kami punya set-up yang baik. Tapi saya nggak tahu berapa persentasi kering dan basah di Le Mans,” jelas Pedrosa.

Apalagi kami di maniakmotor.com yang jauh ke Le Mans, makin nggak tahu. Tetapi, walau Le Mans lebih banyak basah, pada 2010 kondisinya sangat panas dengan suhu trek 51oC  atau teriknya di atas Jerez lalu. Ito

BERITA TERKAIT

MotoGP Prancis 2013 (Jelang); Basah Dan Kering Valentino Rossi Oke Di Le Mans, Lebih Baik Dingin..?

MotoGP 2013 Le Mans Prancis: Bos Yamaha Kirim Pesan Buat Marquez, Apa Itu..?

MotoGP Prancis 2013 Jelang Le Mans: Waduh, Ternyata Rossi Nggak Nyaman Dengan M1

MotoGP 2013 Prancis: Anehnya Ducati, Stoner, dan Rossi di Le Mans, Berlanjutkah?

MotoGP 2013 Jelang Le Mans Prancis: Masih Dongkol Sisa Jerez, Lorenzo Piknik ke Dufan




BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353