nhk

MotoGP 2013 Le Mans Prancis; Valentino Rossi CS Maunya Teduh, Keseimbangan..?

 

ManiakMotor – Inginnya pasukan Yamaha ini sebenarnya sudah ditulis. Tapi nggak masalah buat brosist ditulis berulang-ulang. Waktu itu juga hanya prediksi portal ini sesuai perjalanan MotoGP tiga ronde lalu. Fokusnya pun pada Valentino Rossi yang lebih baik sirkuit Le Mans dalam kondisi teduh saat race day yang berlangsung 19 Mei 2013 di Prancis. Basah juga nggak masalah, karena dua kondisi itu M1 pernah berprestasi di Le Mans.

Yamaha memang tidak terang-terangan  minta yang teduh, karena itu urusan alam. Pembalap Yamaha Tec3, Cal Crutchlow membandingkan kinerja M1-nya yang sekarang nggak boleh disebut kelas 2, nanti dia protesnya pada bosnya. Bahwa, motornya sungguh enak saat melakukan free practice (FP1 dan FP3) pada cuaca lebih teduh di pagi hari. Uji coba M1-nya dengan settingan lomba bisa berjalan normal. “Tetapi bila FP2 yang biasanya diadakan siang, semua berubah,” kata Cal yang memang tidak bilang siang bolong.

Didukung Valentino Rossi yang pegang M1 kelas 1 dari pabrikan Yamaha. Ia bilang M1 memang lebih efisien kinerja rata-ratanya di suhu lebih rendah. “Soal suhu rendah ini akan diuji lebih baik lagi di FP Jumat.  Intinya masih akan mencari keseimbang motor saat melakukan pengereman. Tetapi saya suka dengan Le Mans,” jelas Rossi yang kali ini menahan komentar sesumbarnya. Simpan dulu Ross, ntar bila podium, boleh bicara sepuasnya.

Suka dan duka di Ducati begitu sampai sampai di Le Mans, Rossi memang banyak sukanya. Tahun lalu dalam kondisi basah, ia dianggap oleh penggemarnya seolah-olah juara Prancis, kendati di bawah Jorge Lorenzo yang memacu M1. Dengan segala kendala saat ini, masak iya dengan M1 hanya dapat duka? Karena itu ia berjudi dengan sasis lama pada M1-nya. Mungkin harapannya cuaca lebih teduh seperti hasil test pramusim di Jerez. Bisa saja, karakter sasis lama lebih mumpuni terhadap ban dan distribusi bobot pengereman. Makanya sasis itu ia pilih.

Masalah keseimbangan Rossi juga disebut-sebut Lorenzo. Lorenzo lebih yakin dari hasil prestasinya di Le Mans dengan M1 dalam kondisi basah dan kering.   Katanya, Le Mans pas dengan gaya balapnya, Yamaha juga bagus di sirkuit tersebut. Kendala pada roda depan pun sudah diuji berulang-ulang saat latihan usai lomba di Jerez, ya di Jerez juga. “Seharusnya oke di Le Mans. Kan Le Mans lebih dingin suhunya,” jelas Lorenzo yang menerima sodoran sasis terbaru dari timnya.

Tuh, masih berharap suhu yang teduh, hujan juga tidak masalah. Namun, keluhan pada roda depan, Lorenzo tidak menyebut gejalanya muncul saat terik atau teduh. Dari hasil balapannya dan sesi latihan di Jerez, kendalanya pasti terik. Ketika race Lorenzo terlalu hati-hati masuk tikungan. Beberapa kali melebar ditekan Marc Marquez. Belok pun harus ambil posisi lebih luar yang membuatnya disodok Marc di tikungan terakhir Jerez. “Wah, jangan disinggung-singgung lagi saya dengan Marc. Saya sudah salaman kok, nggak ada masalah dengan dia,” jelas Lorenzo saat jumpa pers wajib jelang lomba.

Ya ya. Ito

BERITA TERKAIT:

MotoGP 2013 Le Mans Prancis; Marquez+Pedrosa Harap-Harap Suhu Terik

MotoGP Prancis 2013 (Jelang); Basah Dan Kering Valentino Rossi Oke Di Le Mans, Lebih Baik Dingin..?

MotoGP Prancis 2013 Jelang Le Mans: Waduh, Ternyata Rossi Nggak Nyaman Dengan M1

MotoGP 2013 Le Mans Prancis: Bos Yamaha Kirim Pesan Buat Marquez, Apa Itu..?

MoptoGP 2013 Jelang Le Mans (Prancis): Pertaruhan Valentino Rossi, Berjudi Dengan Sasis Beda

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353