nhk

MotoGP 2013: Lorenzo Salahkan Ban, Aoki ‘Menyerang’ Balik

 

ManiakMotor – Di setiap tikugan Le Mans, Jorge Lorenzo serasa mimpi buruk dan setiap saat berhadapan dengan kecelakaan. Ia pun bersemangat salahkan kualitas ban.

Tarung di lintasan basah, Lorenzo memang tak berkutik padahal ia tampil tercepat di sesi warm-up. Untuk kali pertama dalam empat laga awal ia gagal naik podium, hanya finish ke-7 dan pertama kalinya ia finish di urutan itu sepajang sejarahnya main di MotoGP mulai 2008. Problem utama, katanya, terletak pada ban yang dipasok Bridgestone.

Lha, itu di warm up bisa tercepat, berarti ndak ada masalah dong? “Saat warm up saya pakai ban basah itu hanya pada satu putaran dan saat itu sebenarnya sudah terasa tak cocok. Cuma, saya pikir bukan pada bannya, tapi mungkin karena set-up motor yang masih dalam setelan kering. Yang lain sudah turun dengan setelan basah, jadi saya yakin itu hanya masalah setelan pada motor,” kilah juara dunia 2010 dan 2012 ini.

Dan, seperti sampeyan semua sudah tahu, Lorenzo ini pun tampil buyuk saat balapan. Ia ngaku sangat takut menggeber motor karena tekanan air ke bannya sangat tinggi. Gejala spin terus muncul dan setiap saat seperti siap menabrak atau jatuh. “Pokoknya, mimpi buruk deh,” tukasnya sembari kembali menyalahkan ban belakangnya yang memble.

Dibikin jadi kambing hitam, tentu Bridgestone ogah, maklumlah ini marek tetap karet hitam, bukan kambing hitam.  Terlebih keluhan macam itu hanya datang dari Lorenzo. Maka kru Bridgestone dan mekanik Lorenzo pun ambil itu ban bekas dan menelitinya. “Hasilnya, tak ada yang aneh pada ban Lorenzo. Kami membandingkannya dengan respons pembalap lain yang menggunakan jenis ban sama dan dipakai pada kondisi dan lintasan yang sama,” tandas Shinji Aoki, pentolan pabrik ban Jepang itu yang mengomandani divisi balapan dan menyatakan karetnya tetap item.

Rendahnya cengkeraman ban saat itu, katanya, bisa disebabkan oleh ketidaktepatan settingan pada motor. Sekecil apa pun perubahan set-up bisa menimbulkan efek besar dalam performa motor secara keseluruhan.

Berarti, pacuan Lorenzo yang salah set-up dong? Hehehe, terserah sampeyan bikin kesimpulan! Pasalnya, Aoki tak bilang begitu. Yang jelas, apa kata Lorenzo dan Aoki berbeda. “Lorenzo itu juara dunia. Saya yakin ia akan bangkit dan kembali kompetitif pada balapan berikutnya,” tutup Aoki dengan diplomatis.

Nah, kalau mau dikompori, berarti Lorenzo yang kali ini tak kompetitif. Iya dong? Cuma, apakah itu karena ban atau dirinya yang takut celaka atau motornya. Kalau cerita motor akan terkait-kait sampai ke belakang, ya silakan tebak-tebakan saja. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Dovi Bersaksi, Honda Memang Oke

MotoGP 2013; Rossi Sangat Menyesali Hasil Le Mans..!

MotoGP 2013: Nyaman Dengan ‘Bonus’ 3 Kg, Pedrosa Kembali ke Jalur Juara

MotoGP 2013 Le Mans Prancis (Race): Babak Baru Crutchlow, Sempat Takut Lihat Marquez

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353