nhk

MotoGP 2013: Masih Kurang Kencang, Marquez Ingin Maksimalkan Tes Austin dan Jerez

ManiakMotor – Dengan gayanya bergelantungan di RC213V, Marc Marquez dijagokan bisa menangi MotoGP sejak seri awal. Adaptasinya pada motor yang tenaganya dua kali lipat dari Moto2 pun juga cepat. Dia mampu menjinakkan tenaga RC213V yang bisa 250 dk itu. To, Marquez tetap merendah,  tes Sepang belum sepenuhnya bikin ia untuk patok target juara.

Walau para senior Dani Pedrosa, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo telah menenempatkan Marquez sebagai salah satu rival menuju podium dan bahkan gelar juara. Itu berkat performa impresif ruki berusia 20 itu sepanjang tes Sepang. “Sepang baru satu sirkuit. Saya belum tahu bagaimana hasil di trek berbeda. Setelah Austin dan Jerez baru saya bisa tahu level sebenarnya dan baca peluang dan posisi di seri pertama GP Qatar. Austin benar-benar trek baru sementara Jerez berbeda dengan Sepang, lebih kecil dan sempit,” ujar eks jagoan Moto2 itu.

Dua kesempatan tes terakhir itu akan digunakan Marquez untuk menutup berbagai kekurangan yang ia rasakan di Sepang. Reaksi dan pemahamannya masih kurang cepat ketika tim mengubah setingan dari satu varian ke varian lainnya. Ia pun masih lemah dalam pengelolaan ban dan teknik masuk-keluar tikungan yang sangat krusial di balap MotoGP.

Makanya dia mengaku harus memahami banyak hal memanajemen tenaga motor yang gambot. Salah sikit  menanganinya, yang ada akam kembali ditabok motor sendiri, seperti dua kali mencium gravel Sepang. “Saya belum temukan feeling seperti di Moto2. Saat di kelas itu saya hanya perlu satu lap untuk untuk memahami semua perubahan, problemnya dan arah yang diinginkan motor. Itu belum saya dapatkan di MotoGP,” aku remaja yang kini jadi idola anak-anak Spanyol itu.

Selain urusan-urusan teknis itu, ia juga merasa perlu untuk meningkatkan stamina karena sempat kelelahan di Sepang. Jadwal dan porsi olahraganya pun kini lebih terjadwal dengan berbagai aktifitas macam sepeda gunung, fitness di gym, renang, lari, dan ski. “Juga motokros karena sekaligus menikmati tantangannya.”

Nah, itulah ciri seorang pembalap sejati. Meski sudah kencang, masih saja merasa kurang. Tak hanya ambisius dan agresif, namun Marquez pun mengimbanginya dengan belajar dan belajar serta siapkan fisik sebagai penunjang. Bukan seperti tetangga sampeyan itu yang baru sukses sikit saja sudah seperti gimanaaa… gitu! Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Rossi-Lorenzo Tetap Bersaing, Luar dan Dalam Sirkuit

MotoGP 2013: Jelang Duel RC213V vs YZR-M1 di Texas, Sama-Sama Bermasalah, Rossi Dibekali 2 Motor Baru

MotoGP 2013: Lorenzo – Rossi Tunggu-Tunggu Girboks SSG

MotoGP 2013: Finish 1-2 di Sepang, Honda Belum Tenang

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353