nhk

MotoGP 2013: Mekanik Marquez Bicara, Mau Bikin Bukti di Balapan

 

ManiakMotor – Seperti halnya Dani Pedrosa, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo, sang ruki Marc Marquez pun punya mekanik andalan. Namanya Santi, bukan perempuan. Lengkapnya Santi Hernandez, diboyong dari kelas Moto2.

Bang Hernandez ini bukan orang baru di MotoGP. Ia mantan mekanik Alex Criville maupun Valentino Rossi di Repsol Honda. Hanya saja saat itu belum jadi chief, melainkan anak buah yang khusus menangani suspensi. Ia baru tangani Marquez sejak dua musim lalu di Moto2. Saat ditarik ke Repsol Honda, Marquez ogah ditangani tim mekanik warisan Casey Stoner dan ngotot bawa Hernandez cs.

Di mata Hernandez, Marquez tak cuma pembalap bengal, agresif, berbakat dan bernyali besar, tapi juga sangat pintar. “Adaptasinya di MotoGP sangat cepat, jauh lebih cepat dari dugaan. Semuanya berjalan positif dalam empat kali uji coba di Sepang dan Austin,” ujar Hernandez.

Pertama kalinya pegang RC213V dalam tes tersendiri di Sepang, Marquez memang langsung bikin gebrakan dengan catatan waktu impresif.  Saat dua kali tes resmi di trek milik Malaysia itu, ia pun mampu mengimbangi Pedrosa, Lorenzo, dan Rossi. Puncaknya di Austin, AS, saat ia tampil tercepat di semua sesi sekaligus mempecundangi Pedrosa untuk kali pertama.

Orang boleh berdecak kagum. Tapi, bagi Hernandez, semua hasil tes itu tak berarti apa-apa. Itu hanya hasil sementara bahwa cara kerja mereka sudah benar. Itu tok! “Well, ia luar biasa saat tes. Semua ingin tahu apakah hal sama bisa ia lakukan dan buktikan saat balapan nanti. Buat kami itu yang terpenting,” tandasnya.

Masih kata Hernandez, masih banyak yang harus ditingkatkan Marquez di kelas MotoGP. Terutama pengetahuannya tentang sistem elektronik yang sangat bertolak belakang dengan Moto2. Begitu pun spesifikasi suspensi, pengereman, dan karakter ban. Itu pula alasan mengapa Marquez tak lakukan simuilasi balap di Austin seperti halnya Pedrosa. “Marquez lebih baik mempelajari hal-hal yang lebih penting. Kami harap pembelajaran itu bisa tuntas dalam tes Jerez (23-25 Maret) nanti dan ia bisa lakukan simulasi.”

Satu-satunya kesulitan Hernandez menangani Marquez saat ini adalah ketiadaan data. Maklum, ini musim pertamanya dengan Marquez di MotoGP. Karena itu semua data telemetri dan sebagainya belum mereka miliki. Di Sepang, misalnya, tim bergerak berdasarkan data trek dan set-up milik Pedrosa. Setelah itu baru diolah dan disesuaikan dengan riding style si Marquez.

Untungnya, ya Marquez itu pintar dan cepat tanggap. Ia siap berlatih dalam jumlah lap besar sembari menghimpun data yang dibutuhkan. Marquez bisa begitu karena ia memang menyukai semua aspek yang berhubungan dengan balap. Ia bukan tipe yang bisanya cuma gaspol. Begitu brader, dan sifat itu sangat membantu Hernandez dan timnya. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Mekanik Pedrosa Bicara, Tunggu Gelar Juar

MotoGP 2013: Ducati Akhirnya Cicipi Austin, Cip…Cip..Cip!

MotoGP 2013: Livery Yamaha Kembali Nguning Demi The Doctor


BAGIKAN