nhk

MotoGP 2013 Menuju Jerez; Marquez Merendah, Lorenzo Memuji, Rossi Yakin, Pedrosa Murka

 

ManiakMotor – Usai finish ronde II di Austin, Amrik, peserta MotoGP seperti dikomando bicara seri Eropa. Bahwa Eropa berbeda dengan benua-benua lain yang disinggahi MotoGP. Alasannya klasik, Eropa ‘kandang’ semua tim MotoGP, seluruh sirkuitnya mereka punya data, hapal juga ya. Termasuk yang dipakai ronde MotoGP 2013 pada 5 Mei nanti  sirkuit Jerez, Spanyol. Bacanya Herez… pokoknya beres.

Jorge Lorenzo from  Yamaha Factory Racing (YFR) usai balapan di Austin memuji sembari mewaspadai Marc Marquez. Dengan talenta kinclong pada kiprah awal Marquez di MotoGP, ia akan pasang kuda-kuda pada seri-seri selanjutnya. Maklum bray, di Austin Lorenzo tidak berkutik pada semua sesi dari ABG senegaranya itu. Kesempatan terdekat Lorenzo mencegatnya di Jerez.

Apalagi poin klasemen Marc dan Lorenzo sama-sama 41.  Di catatan klasemen memang Marc yang pertama, karena berdasarkan dari hasil prestasi terakhir juara Austin. “Marc adalah pembalap fenomenal, dia juara seri termuda sepanjang sejarah MotoGP,” puji Lorenzo dengan tulus lewat bibir, entalah di hati. Dalamnya laut bisa diukur dalamnya hati tak ada alat pengukurnya. Saat puji-puji itu, Lorenzo juga menjabarkan kekalahannya di Austin. Misalnya, bila ia sempat ubah reduksi gigi 1 dan 2 lebih pendek,  mungkin saja bisa kejar si Marquz, kurang ‘e’. Kan, kan… sama, belum rela kalah.

Marquez ketika diborondong  wartawan di bandara Barcelona, Spanyol saat pulang dari Austin, ia kembali merendah. Bahwa serial Eropa semuanya pakai sirkuit lama, termasuk Jerez.  Di situ semua tim punya data. “Juga Jerez sirkuitnya jauh lebih kecil dari Austin. Austin bisa saja Honda yang bagus, di Jerez bukan hanya tim factory, tapi semua tim penya peluang,” tutur Marquez yang mengaku belum punya target mengingat hasil test pramusim ia di belakang para pengebut Yamaha. 

Ke Jerez umumnya data sudah tersimpan di luar kepala pembalap bersama mekanik, belum lagi data teknologi. Saking bedanya, Valentino Rossi terus terang, ia kehilangan fungsi rem di Austin karena kelabakan. Ia bilang Austin sirkuit tersulit bagi dirinya.  Tapi ia nggak bilang tangannya sampai kesemutan sehingga pengeremannya acak kadut, maka cakramnya tidak berfungsi. Hehe…

Yamaha M1 Rossi dan se-Rossi-Rossinya kurang siap tampil di Austin, itu sirkuit memang menguras tenaga seperti cerita sebelumnya, coba baca ini; MotoGP 2013 Austin Texas; Sirkuit Penguras Stamina, Ujian Usia Rossi Di American..? “Tidak semua sirkuit sama. Sekarang masuk ke Eropa, umumnya M1 bagus di sana, juga di Jerez,” sesumbar Rossi. Iya ya, apalagi Jerez. Kan Rossi saat test pramusim bagus di situ. Belum lagi data prestasinya di sana sembilan kali podium. Semoga podium lagi bro, agar MotoGP tetap ada penonton.

Di saat pembalap lain siap-siap Jerez, Dani Pedrosa lagi murka. Ia diserang Kevin Schwantz, pembalap Texas, Amrik, yang mantan juara dunia GP500 pada 1993. Bukan diserang pakai tinju dan tendangan, hanya mulut. Bahwa Pedrosa pemain yang sulit juara dunia jika laga bermainnya seperti di Austin dan yang lain-lain. Langsung ditangkis Pedrosa, “Schwantz sebaiknya belajar ulang statistik MotoGP,” kata Pedrosa panjang lebar.  

Schwantz juga bilang, MotoGP tanpa Rossi hanyalan balapan biasa. Kalau itu sih setuju, sama dengan setujunya Jerez bukan Austin yang sejak free practice nr.2 sampai qualifying 2 ke-dua, dua Honda sudah memberi jarak nyaris 1 detik pada yang ke-3 dan 2 detik lebih posisi 10. Di Jerez itu tidak akan terjadi, brosist. Yakin…  Ito

BERITA TERKAIT

MotoGP 2013: Pedrosa Murka, Dikritik dan Dibandingkan Dengan Rossi

MotoGP 2013: Hmmmm….Andai Valentino Rossi Juara di Circuito de Jerez!

MotoGP 2013; Marquez ‘Ogah’ Juara Dunia, Terkuat Pedrosa Dan Lorenzo, Tak Sebut Rossi

Motogp 2013: Pulang Kampung, Marquez Bikin Geger Barcelona

MotoGP 2103: Kalah Pakai Yamaha, Rossi Pol-Polan Pakai Toyota

 


 

   

BAGIKAN