nhk

MotoGP 2013 Mugello Italia (Jelang): Ogah Bareng Espargaro, Crutchlow Siap Tinggalkan Yamaha

 

ManiakMotor – Isu komposisi pembalap Yamaha 2014 makin panas dan dilematis. Dan, bakal semakin mendidih jika Cal Crutchlow bisa naik panggung di GP Italia, Minggu (2/6) ini.

Bukan rahasia lagi kalau Yamaha sudah membidik dan punya deal mengatrol Pol Espargaro dari Moto2 ke tim satelit Yamaha musim depan. Satu-satunya tempat adalah posisi Crutchlow di Monster Yamaha Tech3 yang habis kontrak di akhir 2013.

Ironisnya, Cal justru jadi pahlawan Yamaha saat wet race GP Prancis lalu sebagai wakil tunggal Yamaha di atas podium. Ia runner-up, sementara Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi yang rider tim pabrikan justru terpuruk ke-7 dan 12.

Skenarionya, Espargaro akan magang semusim di Tech3 sebelum  ke tim pabrikan 2015. Pasalnya, durasi kontrak Lorenzo dan Rossi hanya sampai 2014 dan belum ada tanda keduanya tetap di Yamaha musim berikutnya. Bila reputasinya tak nanjak dan nonjok 2014, kemungkinan besar Rossi akan pensiun dan Espargaro masuk sebagai pengganti. Kabarnya lagi, Espargaro akan dipasok pacuan dengan spek yang sama dengan tim pabrikan saat di Tech3.

Itulah yang bikin Cal ngambek karena ia sendiri masih ingin melanjutkan karir di Tech3, tentunya dengan opsi yang lebih jelas dan langsung dengan Yamaha. “Saya tak sudi satu tim dengan Pol dengan fasilitas kontrak yang berbeda, siapa dia? Bila itu terjadi, saya siap tinggalkan Yamaha dan itu sangat jelas,” ujar Cal pada MCN jelang GP Italia di Mugello.

Cal bilang sepanjang yang ia ketahui, Yamaha sudah teken perjanjian dengan Pol. Semua itu berkat Lin Jarvis sebagai bos Yamaha Factory Team. Ia yang ambil keputusan menarik Pol yang musim lalu jadi saingan berat Marc Marquez di Moto2, dan petinggi Yamaha di Jepang menurut saja pada Jarvis.

“Saya tak memusuhi Pol dan bukan urusan saya soal perjanjiannya dengan Yamaha. Di mata saya ia tak ada apa-apanya dibandingkan Marquez. Saya juga tak peduli alasan Jarvis merekrutnya. Yang saya pedulikan hanyalah format kontrak yang lebih baik dari saat ini. Sekali lagi saya tegaskan, saya akan pergi jika Pol dapat kontrak yang lebih baik. Orang paling tepat untuk menjawab semua ini adalah Jarvis, semua berada di tangannya,” ujar Cal yang memahami posisi bos Tech3 Herve Poncharal yang juga sangat bergantung pada keputusan Yamaha.

Uniknya, Jarvis sendiri justru mengaku ingin mempertahankan Cal di Yamaha musim depan meski juga mengakui sudah ada ikatan dengan Espargaro. Ia pun tegaskan tak mungkin mengguilirkan tiga pacuan M1 spek pabrikan musim depan seperti isu yang beredar. “Kami butuhkan pembalap hebat dan Cal adalah salah satu yang hebat saat ini. Saya menyukai karakternya meski kadang suka ngomong seenaknya. Jujur, saya ingin ia tetap dengan Yamaha,” kata Jarvis.

Nah lho? Caranya bagaimana Om Jarvis, ingin menarik Espargaro sekaligus pertahankan Cal? Apa iya memutus kontrak Bradely Smith di Tech3, apalagi prestasinya dalam empat laga musim ini pun tak bagus-bagus amat? “Wah, kalau soal itu sih masih terlalu dini untuk dibahas,” elak Jarvis sekenanya.

Artinya, nasib Cal masih terkatung-katung. Tapi, anak Inggris berusia 27 tahun itu tak khawatir dengan masa depannya karena yakin dengan prestasinya saat ini yang menghuni 4 Besar klasemen sementara MotoGP. Apalagi, isu lain beredar kalau tim pabrikan Ducati (untuk gantikan Nicky hayden) dan mungkin juga Suzuki mengincar dirinya.

Seperti kata Cal, yang penting buatnya saat ini adalah terus gaspol dalam lomba meski pakai pacuan M1 Kw2. Itu yang akan ubah peruntungannya, bukan bacotannya. Setuju Bro! Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Mugello (Jelang): Rossi Akui Sudah Tua, Pedrosa Hanya Perlu Fokus

MotoGP 2103 Mugello (Jelang): Nyerah di Trek Lurus, Rossi Siap Rebah di 15 Tikungan

MotoGP 2013 Italia Mugello (Jelang); Melacak Girboks SSG, Kekuatan Honda Bikin Pusing Yamaha

MotoGP 2013 Mugello (Jelang): Rossi Akui Sudah Tua, Pedrosa Hanya Perlu Fokus

BAGIKAN