nhk

MotoGP 2013 Spanyol Menuju Jerez; Yamaha Tinggal Buktikan Hasil Test Di Jerez

 

 

ManiakMotor – Panjang Sirkuit Jerez hanya 4.423 meter, tetapi jarak antar radius (R) atau tikungan, rata-ratanya masih ketemu 295 meter per tikungan. Itu telah dikurangi  trek lurus Jerez yang 607 meter. Bandingkan dengan Austin yang 5.531 dan belum dikurangi trek lurus, setiap tikungan berjarak 275 meter. Jerez 13 tikungan dan Austin 20 tikungan.

Itu referensi pada sirkuit Jerez yang minggu ini dipakai ronde II MotoGP 2013.  Perbedaan lanjutannya adalah perlakuan setting pada motor masing-masing. Tim tidak dibuat otaknya ‘keriting daeng’ karena harus memilih top speed atau putaran bawah seperti Austin.

Jerez punya nada dari bawah menengah dan lebih banyak tengahnya yang disukai M1. Trek lurusnya cuma 607 meter tadi.  Mesin dengan  menggunakan gigi rendah juga tidak akan melengking karena treknya sempit, hanya 11 meter. Garis putih pembatas bibir sirkuit segera ketemu usai menikung.  

Lebih utama lagi soal data yang bukan jadi alasan. Jerez memiliki cuaca yang konsisten ‘kering’ sehingga banyak dipilih untuk test sepanjang musim. Sejak 1986 dibikin dan setahun kemudian dipakai GP500 sekarang MotoGP. Berarti sudah hapalan di luar kepala. Kepalanya di samping, otaknya di luar sama dengan emang gue pikirin, kan di luar kepala, hehe. Rekor terbanyak dimenangi Valentino Rossi di masa jayanya di Jerez ini. Entahlah sekarang? “Jerez berbeda dengan Austin, M1 kami selalu punya peluang di sana,” urai  Rossi usai kekalahan telaknya di Austin. Iya tuh, bedanya kan ulasan ini.

Meliuk-liuk, pendek dan sempit, ya. Tetapi meliuknya teratur dan diperkuat data untuk mengalirkan reduksi gigi, kompresi suspensi dan grip ban. Seperti dibilang Marc Marquez soal Jerez yang kecil, tapi semua pembalap memiliki data lengkap. Data yang dimaksud bukan hanya tekniks yang tersimpan di komputer. Tapi juga  pada memori pembalap. Mereka umumnya tahu semua titik pengereman, titik menutup/membuka gas sampai titik merebahkan motor dan titik bangkit dari menikung. Ya sudah, titik nggak ada koma.

Yamaha memang dalam 10 tahun terakhir mendominasi Jerez, terutama sosok Rossi tadi. Belum lagi mereka didukung hasil test pramusim di Jerez. Bahkan di hari terakhir testing saat itu, Carl Crutchlow dari Yamaha Tech 3 yang tercepat dari Jorge Lorenzo dan Rossi yang pakai M1 Yamaha Factory Racing. Itu masih ditambah data rekor tercepat di Jerez masih dipegang M1. Singaktnya, ayo buktikan jadi sebuah podium.

Tetapi ingat, tahun lalu justru Honda yang menang di Jerez lewat Casey Stoner. Nah ini kembali lagi pada data. Repsol Honda Team tentu tidak tinggal diam untuk mengkoversi data Stoner pada motor RC213V  Marquez dan Dani Pedrosa. Boleh saja Marquez bilang berat akan masuk ke Jerez, tetapi penentunya adalah lomban benaran.    

Ya itulah sirkuit yang dibaca Heres ini, sirkuit  yang banyak sejarah sejak era GP500 sampai MotoGP. Yang terkenal di sirkuit ini adalah penontonnya pernah mecapai 250 ribu pasang mata. Juga duel Alex Criville dan Mic Doohan sampai penonton merengsek ke bibir lintasan 1996 saat balapan masih berlangsung, mirip pasar senggol di Indonesia di era itu juga. Belum lagi antara Rossi dan Sete Gibernau yang terjadi 2005. Kedua legenda balap itu melawan local hero Spanyol. Mirip yang akan terjadi di 5 Mei ini, Rossi dikepung tiga matador, dor, dor… Ito  

BERITA TERKAIT:

Hasil Tes Jerez MotoGP 2013, 23 – 25 Maret 2013

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Marquez, Tarung Melawan Mitos

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Il Grande Rossi, Sensasi dan Selebrasi di Kandang Musuh?

MotoGP 2013 Menuju Jerez; Marquez Merendah, Lorenzo Memuji, Rossi Yakin, Pedrosa Murka

MotoGP 2013 Jelang Jerez: Biarpun Tua, Rossi Masih Terangsang Bikin Rekor

MotoGP 2013: Pedrosa Murka, Dikritik dan Dibandingkan Dengan Rossi

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353