nhk

MotoGP 2013: Strategi Lucu Kalau Yamaha Buang Crutchlow

ManiakMotor – Kalau ada yang lebih kencang dari Cal Crutchlow, silakan ambil? Masalahnya, ada ndakkkk?

Dengan pacuan dan fasilitas satelit sudah cukup bukti Cal Crutchlow tak kalah garang dari Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Saat main di single lap, anak Inggris itu beberapa kali melampaui waktu tim pabrikan. Ia bikin Rossi dan Lorenzo geleng-geleng kepala meski tak sampai tertunduk malu. Kalaupun kalah, juga tak telak-telak amat. Saat balapan, ia tertinggal rata-rata hanya 0,02 detik per lap dari Lorenzo.

Karena itu Steve Parrish meluncurkan keherannya di MotoGP.com jika tahun depan Crutchlow dibuang Yamaha dan digantikan Pol Espargaro yang tengah tarung di Moto2. Oh iya, Parrish ini adalah mantan pembalap Suzuki dan Yamaha di MotoGP meski reputasinya tak cukup mengilap.

Sekarang doski jadi komentator MotoGP  dan mengagumi perjuangan Crutchlow di Le Mans yang finish runner-up dengan kondisi kaki kesakitan dan sehari sebelumnya muntah darah. “Itu hasil terbaiknya. Saya pikir sudah saatnya ia berpikir dan mengejar posisi juara dalam satu atau atau dua seri. Ia hanya perlu kondisi dan dukungan istimewa untuk mewujudkannya,” ujar Parrish.

Menurutnya, spek M1 pabrikan dan satelit sebenarnya tak terlalu jauh bedanya. Perbedaan mencoloknya hanyalah sual tuning dan fasilitas. Kalau pacuan Lorenzo semuanya berdasarkan pesanan dan disesuaikan dengan penggunanya, maka tak demikian dengan Crutchlow.

Seperti baju, punya Lorenzo diukur sedetilnya dan disesuaikan dengan apa maunya Lorenzo. Beda dengan baju Crutchlow yang sudah jadi dan ia yang harus mencocokkan diri, mau kesempitan ataupun kelonggaran. Lha itu mesin disegel datang ke tim satelit kok.

Dengan dasar itu Parrish bilang lucu, hahaha. Kan lucu, bila skenario menggusur Crutchlow musim depan. Tapi   ia juga memaklumi keputusan Yamaha menarik Espargaro. Itu pun tak lepas dari keinginan Crutchlow sendiri yang sejak lama ingin gabung di tim pabrikan. Kontraknya di Tec3 cuma sampai tahun ini.

“Buat saya lucu saja skenarionya jika Tech 3 musim depan mengandalkan dua orang rookie. Bradley Smith memang sudah terjun musim ini, tapi penampilannya musim depan mungkin belum jauh dari seorang pendatang baru. Tiap tim butuh pembalap kencang. Kecuali kalau mereka temukan pembalap yang lebih kencang dari Crutchlow, lain soal.  Masalahnya, adakah calon yang lebih kencang darinya?” cecar Parrish seolah sedang memberikan komentar saat siaran langsung di tipi-tipi.

Yang terbaik buat Crutchlow saat ini, lanjutnya, biarkan soal tim musim depan sepenuhnya jadi urusan manajemen pribadinya. Ia cukup berkonsentrasi menjalani balapan musim ini, tarung semaksimal ia bisa dan syukur jika bisa mencuri satu dua kemenangan. “Ia sudah memberi bukti cukup baik. Pemilik tim yang punya pacuan kompetitif dan dompet tebal layak memperhatikannya.”

Itu kata Parrish. Apa kata Herve Poncharal (owner team Tech3) dan petinggi Yamaha tentu akan ditentukan performa Crutchlow selanjutnya. Tergantung mereka akan dikemanakan anak ini musim depan? Kalau dikirimnya ke Indoprix yang saat ini sedang berlangsung di Kenjeran, pastilah Crutchlow ogah banget. Nggak lucu kan. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013; Gibernau Dukung Rossi Juara, Tapi Rossi Kesulitan..!

MotoGP 2013: Gairah Pedrosa, Percuma Kalau Tak Juara

MotoGP 2013; Criville Tanggapi Ringan Duel Lorenzo Vs Marquez, Keecilll..!

MotoGP 2013; Ditunggu Komentar Rossi Selanjutnya..!

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353