nhk

MotoGP 2013 Strategi Paruh Musim; M1 Kejar Trek Pendek, RC213V Uber Trek Panjang

 

 

ManiakMotor –  Yamaha dan Honda  di jeda paruh musim tahun ini punya agenda startegi sama. Ya sama-sama riset kekurangan di sirkuit beda karakteristik. Honda lemah di sirkuit cepat yang memainkan gigi tinggi. Sebaliknya, Yamaha keteteran di sirkuit memiliki tikungannya berdekatan. Keduanya masih menyuarakan riset 2014 dalam waktu dekat ini. Apa benar begitu?

Shuhei Nakamoto bicara sembari membandingkan Honda RC213V dengan rivalnya Yamaha M1. Katanya di beberapa sirkuit, M1 lebih kuat, tapi sebagian sirkuit juga Honda dominan. Wah seimbang dong. “Ini kesenjangan yang kecil walau kami saat ini memimpin konstruktor dan klasemen. Kami butuh peningkatan,” tutur Nakamoto yang  Vice President HRC itu.

Nakamoto kurang memperjelas peningkatan apa secara tekniks, walau dia orang teknis? Tetapi dari 9 seri lalu kalah di sirkuit cepat,  ya bagian itu dipacu. Jangan-jangan juga sudah ada di edisi RCV 2014. “Saat tes di Aragon kedua pembalap kami menemukan plus minus versi 2014. Harus dikembangkan lebih lanjut lagi. Tes berikut di Sirkuit Misano pertengahan September. Bila pembalap menyukainya, kami akan siap menggunakan versi 2014,” tegas Nakamoto. Artinya masih menunggu keadaan…

Yamaha terus terang dengan uji coba SSG (seamless shift gearbox) pada 6 Agustus di Brno, Ceko. Yakinlah teknologi ini perbaiki cabut-cabut motor di tikungan rapat, jalur yang pendek-pendek, sebentar-sebentar ketemu tikungan. Soal ampuhnya SSG sudah dijelaskan berkali-kalai dari mulai mencegah wheelie sampai toleransi nol saat pindah percepatan. Ya di portal ini. SSG Yamaha entah ampuh atau tidak, belum tahu brur…

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Toh sama juga. Maksudnya, pastinya penggunaan SSG untuk tahun ini atau tahun depan, Yamaha masih tanda tanya? Lin Jarvis managing direktur Yamaha Factory Racing cukup diplomatis menjawabnya. Katanya kalau siap akan digunakan segera, kalau tidak ya tahun depan. “Karena penentunya saat uji coba nanti,” kata Jarvis yang lebih banyak sebut akan menggunakan tahun depan, itu amannya.

Tapi siapa yang bisa memprediksi bila sakses di Brno pada segi safety dan fungsi, seri berikutnya direngek Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Saat ini posisi Yamaha sedang mengejar poin loh. Pembalap utamanya Lorenzo ke-3 di klasemen atau di bawah Marc Marquez dan Dani Pedrosa dari Repsol Honda Team.

Honda dan Yamaha adalah tim lumutan. Tentu punya  hitung-hitungan strategi di atas kertas sisa seri selanjutnya di sirkuit mana mereka unggul dan di sirkuit mana cukup bertahan. Tapi keduanya punya program yang kayaknya terus dipacu namun disamarkan.

Salah satunya munculnya sosok Casey Stoner untuk Honda. Pembalap andalan Honda dua tahun lalu dan tahun ini pensiun, sepertinya dipasang untuk strategi tadi. Sedang Yamaha, ya lewat pengumuman SSG segera ditest dan masih lihat-lihat. Di dalamnya sosok Masao Furusawa yang mantan ahli mesin yang pakar analis dan praktek yang muncul di seri GP Amrik.

Stoner sudah dipagari ‘katanya’ test RCV untuk dijual ke tim perorangan. Ingat, saat Yamaha bikin pengumuman test privat di Brno soal SSG-nya, disusul kabar Stoner ikut pengetesan di Sirkuit Motegi, Jepang, nanti. Diduga, ya diduga atau masih tebak-tebakan, Stoner mempecepat masukkan RCV edisi 2014 untuk jaga-jaga bila Yamaha berhasil dengan SSG-nya di Brno, kekurangan Honda di sirkuit cepat bisa diantisipas. Ilmu kira-kira begitu. Ito

 

BACA JUGA:

MotoGP 2013; Kata Rossi Marquez Pakai Gigi Tinggi Menikung, Nih Maksudnya

MotoGP 2013: Pedrosa – Marquez Tolak RCV 2014, Makanya Stoner Didatangkan

MotoGP 213 Furusawa Di Kubu Rossi Di Amrik, Hubungannya Dengan SSG M1..?

MotoGP 2013: Marquez Kirim Tantangan ke Lorenzo – Pedrosa

MotoGP 2013: Rossi Yakin Marquez Bisa Lebih Hebat Darinya


BAGIKAN