nhk

MotoGP 2013 Tes Catalunya: Suzuki Punya Potensi, Terganjal Regulasi 2014

ManiakMotor – Penampakan pertama Suzuki XRH1 bermesin konfigurasi silinder in-line atau sejajar itu, garang juga, lho. Di sirkuit Catalunya, Spanyol pada 17 Juni 2013 waktu Randy de Puniet tak disangka bisa setara Valentino Rossi membalap.

Pacuan prototype yang belum punya nama itu memang baru kali ini turun bersama pacuan MotoGP lainnya. Ya, nama resminya memang belum dibaptis sebagaimana mestinya anak baru lahir. XRH1 yang disebut itu barulah kode internal di pabrikan Suzuki.

Meski baru lahir dan meluncur, Suzuki tampil apik. Dari 19 peserta, De Puniet mampu bikin Suzuki melejit dengan waktu 1:42,676. Secara urutan berada di peringkat 8 di bawah pembalap regular MotoGP macam Jorge Lorenzo (Yamaha). Nicky hayden (Ducati), Stefan Bradl (LCR Honda), Andrea Doviziozo (Ducati), Cal Crutchlow (Yamaha Tech3), Valentino Rossi (Yamaha), dan Aleix Espargaro (Power Electronics Aspar).

 Hanya Lorenzo dan Hayden yang bikin waktu di kisaran 1:41-an detik. Dari Bradl hingga De Puniet main di kisaran 1:42-an detik. Hanya beda koma. Rossi yang berada di urutan enam, misalnya, bikin waktu 1:42,513. Beti (beda tipis) dengan Suzuki kan?

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Sayang, potensi itu tak cukup memastikan tujuan Suzuki kembali ke ajang MotoGP 2014 sebgaimana rencana awal. Gara-garanya adalah regulasi 2014 yang baru disahkan di sela-sela GP Catalunya lalu dan maunya Dorna yang rada keberatan Suzuki bisa balik langsung sebagai tim pabrikan.

Sesuai regulasi baru, pada 2014 tak ada lagi tim CRT. Yang ada hayalah tim pabrikan dan non pabrikan. Aturan mainnya pun beda, misalnya soal perangkat elektronik, stok mesin dalam semusim, dan kapasitas bahan bakar seperti sudah pernah diulas portal ini.

Agar bisa jadi full pabrikan, Dorna mensyaratkan Suzuki merger atau membeli tim yang sudah eksis seperti tim-tim eks CRT. Sayangnya, tak ada tim yang buka peluang itu karena kemungkinan besar tim-tim independen musim depan akan membeli paket RC213V spek khusus yang dipasok Honda atau menyewa mesin YZR-M1-nya Yamaha.

Sebaliknya, kalau bergabung sebagai tim non pabrikan, Suzuki wajib menggunakan ECU (Electronic Control Unit) standar Magnetti Marelli sebagaimana regulasi baru. Padahal, saat ini Suzuki yakin dengan ECU-nya yang made in Mitsubishi. Kalaupun beralih ke Magnetti Marelli perlu proses ulang yang tentunya rumit.

Dilema itu yang bikin Suzuki puyeng. Biar puyengnya tak jadi parah, manajemen pabrikan Jepang itu pun bikin keputusan menunda langkah come back-nya di 2014. Mereka akan main di musim 2015. “Banyak regulasi yang berubah. Kami ingin masuk dalamkondisi terbaik dan  kami butuh waktu lagi untuk mempersiapkannya,” uajr Davide Brivio, mantan petinggi Yamaha factory Team yang didapuk memimpin proyek Suzuki MotoGP.

Wah, sayang ya, padahal performanya pada tes sudah cukup apik lho! Andro

Berita Terkait

MotoGP Catalunya (Tes): Modifikasi M1 Mantap, Sayangnya Tak Bisa Dibandingkan RC213V

MotoGP 2103: Soal Rossi Pensiun, ‘Ayah’ Serahkan Pada Waktu

MotoGP 2013 Suzuki Muncul Dengan Mesin In-Line, Livery Khas Biru-Putih

MotoGP 2013; Efek Sasis Dan Gigi M1, Lorenzo Mantap Di Catalunya

BAGIKAN