nhk

MotoGP 2014: 3 Yamaha, 2 Honda Daya Tarik Musim Depan, Termasuk Rossi

 

 

ManiakMotor – Musim depan mungkin-mungkin saja pertarungan di MotoGP lebih sengit dari musim ini. Semuanya menyangkut kepentingan dan reputasi para pembalap papan atas bersama timnya serta mereknya. Tiga tim pabrikan akan bergemuruh. Honda versus Yamaha seperti tradisi selama ini, plus Ducati yang merekrut Cal Crutchlow. 

Di dalam tim Honda dan Ducati, sampeyan boleh yakin bakal terjadi pertempuran satu tim, antara Marc Marquez dengan Dani Pedrosa serta antara Andrea Dovizioso dengan Cal Crutchlow. Meski jauh dari perebutan gelar juara, rivalitas Dovi dan Cal punya gereget tersendiri. 

Musim depan adalah upaya paling akhir Pedrosa untuk berjuang jadi juara dunia sekaligus membalas. Soal jagonya Marquez tak perlu lagi dibahas, dia masih energik. Yang layak dinanti adalah perubahan apa yang diusung Pedrosa untuk menekuk yuniornya tersebut. Sebab dengan gaya seperti saat ini bisa mustahil salip-salipan keras dengan anak muda itu. Pedrosa harus punya senjata lebih berani, seperti yang dilakukan Jorge Lorenzo di akhir-akhir seri. 

Di kubu Yamaha Factory Team hubungan Lorenzo dengan Valentino Rossi masih akan baik-baik saja, damai man. Tak bakal seribet musim 2009. Kecuali kalau Pak Galbusera yang jadi kepala mekanik baru The Doctor bisa membuat keajaiban. Ia secepatnya melakukan set-up M1 lebih ampuh sesuai maunya Rossi di setiap sirkuit sejak awal musim 2014.  Jika The Doctor bisa bertarung rutin untuk podium saja, maka sepertinya suasana lebih gempita.

 Puncak dari pertempuran tahun depan, pastinya masih antara Marquez dengan Lorenzo. Marquez akan tampil lebih matang dan Lorenzo sudah punya cara untuk meladeninya dengan agresif. Bukan berarti pembalap liar versus pembalap liar, itu beda. Liar di sini hanya jurus, kalau pembalap liar nggak pake helm bro, hehe.

Mengingat karakter keduanya di lintasan, sangat mungkin terjadi berbagai insiden musim depan yang membuat balapan lebih dari sekadar adu kencang, tapi mungkin juga adu bacot. Pokoknya jamin seru dah! “Balap itu bukan hanya motor kencang, tapi juga nasib,”  kata Lorenzo, tuh kan. Artinya nasibnya belum sebagus Marc 2013 ini.

Joki ketiga Yamaha yang bisa menyedot perhatian tersendiri adalah Pol Espargaro, musuh Marquez sejak era Moto2. Andai pacuan Pol bisa pol-polan macam M1 Lorenzo, bolehlah berharap ada beberapa kesempatan bertarung rapat dengan Marquez lagi. Apalagi gaya bertarung dua anak muda ini nyaris sama. Kemungkinan itu sudah dibuka Pol dengan adaptasi awal yang mengesankan terhadap M1 pada tes Valencia lewat.

Pak dan Masbro sekalian, kira-kira begitulah besaran prediksi musim depan yang dirangkum dan disingkat-singkat dalam tulisan ini. Dorna selaku promotor yang pastinya pantang rugi masih sangat yakin The Doctor sebagai salah satu faktor penting untuk kesemarakan lomba musim depan. Harapannya sama seperti sampeyan yang mengaku fans VR46, yakni berharap M1 Rossi musim depan bisa lebih gaspol dari musim ini. Kalau tidak, ya ngantuk lagi…ngantuk lagi! Andro

BACA JUGA

Motor Baru 2014; Yamaha R25 (R250); 2 Silinder Digeber Rossi, Sudah Ada Tuh!

MotoGP: Sirkuit dan Tikungan Paling Parah Musim 2013

MotoGP 2014; Spanyol Makin Banyak Dan Kuat, Rossi Jangan Mau Jadi Penonton

MotoGP 2014: Di Ducati, Dovi dan Gigi Berjodoh, Sama-Sama Makan Spaghetti

Valentino Rossi Runner-up Reli Monza, Tetap Semangat MotoGP 2014

 

 

 

 

 

BAGIKAN