nhk

MotoGP 2014: Dioprek Dall’Igna, 4 Bukti Ducati Makin Teruji

 

 

ManiakMotor – Ducati seperti keluar dari dalam lumpur di musim 2014. Perombakan besar oleh Luigi Dall’Igna membawa banyak kemajuan sekaligus harapan baru. Modal penting sekaligus tantangan seru ke musim 2015?

Startegi mundur selangkah untuk kemudian maju dua langkah diterapkan Gigi, panggilan Dall’Igna. Begitu dikontrak Ducati memasuki musim 2014, ia dapat peluang dari regulasi dengan menurunkan status pabrikan Ducati dan memakai fasilitas Open Class. Di situ ia lebih mudah meriset mesin, tanpa terhalang aturan 5 mesin per musim.

Memang punya keuntungan 12 mesin atau setiap dua seri muncul dengan mesin segar. Hasilnya, Desmosedici mulai petik hasil. Mantap di single lap, terbukti mantap pula di awal-awal balapan dengan persaingan head on dengan kubu pabrikan macam Honda dan Yamaha. Bagti mekanik sekelas Gigi tahu mencari power motor, baru melacaj daya tahan dalam race.

Secara umum juragan Ducati Corse Paolo Ciabatti merasa sangat puas dengan progress timnya di bawah kendali Gigi. Meski belum dapat juara seri, tapi dalam empat tahun terakhir, pencapaian saat ini terbilang luar biasa dengan 3 podium dan satu pole position.

Terakhir kali Ducati jadi pemenang saat dibesut Casey Stoner di Philip Island 2010, sekaligus balapan terakhirnya di Ducati sebelum pindah ke Honda. “Target kami musim 2014 hanyalah mereduksi ketertinggalan dari sang juara pada kisaran 10 detik, dan itu tercapai. Kami terbukti cepat di sesi kualifikasi. Masih perlu kerja keras dan masih banyak yang harus ditingkatkan, tapi kami sangat puas dengan hasil musim 2014,” kata pakbos itu.

Ciabatti layak berbangga hati. Empat fakta itu menjadi bukti sahih betapa Ducati memang berkembang. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015: Rossi dan Lorenzo Belum Terlalu Tua Untuk Kalahkan Marquez

MotoGP 2015: 6 Ducati di Garis Start, Begini Beda Spesifikasinya

MotoGP 2015: Rossi Pasang Target Jurdun, Marquez Terpancing

MotoGP 2014: Untuk Raja Spanyol, Marquez Sumbang Helm Khusus

BAGIKAN