nhk

MotoGP 2014: Ducati di Persimpangan Jalan

 

ManiakMotor – Tak ada orang Ducati yang bilang telak seperti itu Bro! Tapi, mencermati keterangan panjang Luigi ‘Gigi’ Dall’Igna di crash.net, kondisi Ducati sepertinya ya begitu itu.

Sebagai GM baru, orientasi utama Gigi pengembangan Ducati jangka panjang. Demi itu pula ia mewacanakan pindah dari kelas pabrikan ke Open Class (OC).  Di OC banyak kesempatan mengeksplorasi riset teknologi. “Di kelas pabrikan regulasinya sangat ketat dan membatasi banyak hal. Tapi, belum ada keputusan akhir soal pilihan itu,” ujar Gigi.

Sentuhan awal Gigi terbilang tajam di tes Sepang1 tempo hari. Desmosedici GP14 lumayan trengginas dengan sukses Andrea Dovisiozo ke-7 tercepat, hanya selisih 0,8 detik dari Marc Marquez yang tercepat. Gigi tak terlibat langsung pembangunan GP14, ia baru gabung dengan Ducati medio November 2013. Yang ia lakukan pengolahan data di lapangan dan membuat berbagai varian set-up yang memuaskan seluruh awak Ducati. Kemajuan ini membuat pemikiran hengkang ke Open Class jadi makin sulit.

Ia sendiri belum bisa memprediksi seperti apa dalam tes Sepang2 26-28 Februari nanti.  “Semuanya masih bersifat evolusi, hanya kelanjutan dari tahap sebelumnya. Belum ada perubahan besar yang saya lakukan. Masa depan Ducati tergantung pada GP14 ini. Saya akan mengumpulkan semua data tes dan menganalisanya. Baru setelah seri balapan ketiga saya bisa tentukan apa yang harus dibangun dan apa yang ditinggalkan,” tandas mantan punggawa teknik Aprilia itu.

Ducati harus ambil keputusan usai tes Sepang2 nanti apakah tetap di pabrikan atau jadi ke Open Class. Itu berkaitan dengan daftar kontestan musim 2014 yang sudah mendekati seri pembuka di GP Qatar. Makanya di judul tulisan ini disebut di simpang jalan. Masih puyeng mau pilih jalan mana?

Di dalam kubu Ducati  tentu ada pro dan kontra pemikiran ke Open Class. Terlebih pembalapnya yang dikontrak sebagai rider pabrikan. Maka kata terakhir yang akan ikut menentukan langkah Ducati selanjutnya adalah Marlboro sebagai sponsor utama. Sekali saja produsen rokok itu bilang tetap di pabrikan, maka itulah yang akan terjadi. “Hubungan dengan Marlboro sangat baik. Kami akan diskusikan semuanya. Ini adalah isu teknis, bukan hal lain. Saya hanya berpikir bagaimana membuat motor kencang sebagaimana diharapkan Marlboro dan Ducati sendiri,” papar Gigi.  

Sementara begitulah perkembangannya Brosist! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014: Demi Aleix, FTR Makin Fokus di MotoGP

MotoGP 2014: Stoner Pensiun Lagi, Ogah Bantu Marquez – Pedrosa

MotoGP 2014; Di High Speed Corner Marquez Masih Kalah Dari Rossi Di Sepang

Moto2/3 2014 Tes Valencia: Tim Rossi Makin Serius, Vinales Kuasai Hari Terakhir

 

 

 

BAGIKAN