nhk

MotoGP 2014: Ducati Diacak-acak, ‘Dibuang’ ke Kelas Factory2, Regulasi Desakan Honda???

 

ManiakMotor – Puasnya Ducati dalam dua tes pramusim sepertinya tak bisa berlama-lama. Dorna mendadak mengacak-acak regulasi dan segera membentuk kelas baru yang disebut Factory2.

Baru sepuluh hari Ducati cabut dari status pabrikan dan beralih ke Open Class (OC), kemungkinan besar OC akan berubah musim ini juga. Dorna Sport dengan dukungan FIM meluncurkan kelas Factory2. Ini kelas baru di antara OC dan pabrikan sehingga ada tiga kelas musim 2014 ini.

Factory2 sama dengan OC. Tapi, begitu mereka sukses tiga kali podium ketiga, atau dua kali runner-up, atau sekali juara seri, statusnya naik ke Factory2. Di sini mulai ditekan di bahan bakar. Bila pabrikan  20 liter dan OC 24 liter, maka spek Factory 22,5 liter bahan bakar. Jatah mesin per musim pun disunat dari 12 jadi 9, pabrikan tetap 5. “Proposalnya sudah disampaikan pada Komisi Grand Prix dan tinggal menunggu pengesahan. Ducati akan masuk di kelas itu,” tutur CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta.

Ia membantah regulasi itu bukan akal-akalan menghindar kritik Honda terhadap regulasi teknis yang longgar. Honda menuding sebagai upaya Dorna agar akhirnya semua tim ke OC. Macam langkah Ducati ke OC memang mengejutkan. Mereka cukup jitu memanfaatkan celah aturan  OC yang lebih leluasa dengan riset singkat. Apalagi OC dibekali software ECU terbaru dan canggih Magneti Marelli dan bikin orang Honda macam Livio Suppo gerah.

Belum ada tanggapan pada wacana baru Ezpelata ini, khususnya dari Ducati dan pembesut Yamaha FTR yang baru menikmati perkembangan pesat. Performa dan fasilitas yang diterima OC sejauh ini memang bikin pusing pabrikan karena selisih waktu amat tipis. Paling gerah Honda yang  juga membangun kelas OC tapi dengan spek yang sampeyan sendiri tahu dalam dua kali test babak belur.

Sebagai gambaran, pendorong klep usai bekerja milik Honda RC1000R masih pakai per. Sementara, Yamaha FTR adalah bekas M1 2013, jauh dong. Pernah diucapkan Shuhei Nakamoto usai test Sepang1, mereka kecolongan soal regulasi tersebut.

SedaNG Ducati TELAH menghitung matang OC yang malah menguntungkan mereka. Bila ada 12 mesin di OC, artinya daya tahan dikorbankan dan mengubahnya jadi kecepatan. Hitunganya 1 mesin dua seri, rusak ganti, nggak perlu pusing riset daya tahan. Sementara di pabrikan risetnya harus panjang menghitung daya tahan tersebut sembari tetap cepat. Kan 1 mesin pabrikan rata-rata harus tahan untuk 5 seri.  

Semnetara begitu dulu kabarnya. Andro

Baca Juga

MotoGP 2014 Jadwal Test Losail Qatar; 7 – 9 Maret Sore Sampai Malam, Tanpa Rossi

Moto2 2014: Koma Seminggu Pembalap Tech3 Mulai Sadar, Schumacher Masih Koma

MotoGP 2014: Usai Tes Resmi, Teka-Teki Rossi Cs ke Seri Pembuka

MotoGP 2014: Ducati Mulai Menakutkan, Bukti Gigi Memang Bergigi

 

BAGIKAN