nhk

MotoGP 2014 Italia; Di Jumpa Pers Rossi Bilang, Mugello Sirkuitnya Yamaha

ManiakMotor – Bang Valentino Rossi, saat jumpa pers yang berhasil podium di Le Mans, Prancis ia masih berapi-api menantang Marc Marquez. Lebih tepatnya akan melanjutkan duelnya di Mugello, Italia pada 1 Juni saat raceday. Tapi sudah mulai panas-panasan di sesi latihan sejak Jumat 30 Mei di sirkuit cepat tersebut.

Nah sebelum itu, ada jumpa pers wajib pada Kamis 29 Juni 2014 di kawasan Mugello. Di jumpa pers tersebut, cerita Rossi tetap mengincar juara, walau agak berbeda. Katanya, akan sulit melawan Marquez di negerinya sendiri. Negeri yang selalu menyambutnya dengan mengharu-biru dari pendukungnya.   

Untuk sementara, ia tak mau membuka omongan menyerang, agar Marquez tak tambah waspada, hehe. Ya mungkin begitu. “Memang Mugello adalah trek yang bagus buat Yamaha. Tetapi kan Honda juga meningkat dan pasti si Marc akan sulit dilawan,” jelas Rossi sembari senyum kecil melirik Marquez.

Ssst… tunggu dulu, kalimat Rossi masih beranak. Katanya bagus buat Yamaha tersebut dilihat dari sejarah juara di Mugello. Termasuk di dalamnya soal tenangnya M1 saat di tangannya juara melulu sebelum era 2010. Lalu dilanjutkan M1 Lorenzo. M1 di sini seperti berlari di atas rel mengikuti racing line terutama di tikungan-tikungan cepat Mugello.

Rossi yang akan genap membalap di grand prix ke-300 kali itu masih melanjutkan ceritanya dengan riang. “Di Mugello kinerja M1 akan ditingkatkan sesuai kecepatan saya yang membaik. Saya ingin hasilnya seperti di Jerez dan Le Mans, lalu berjuang lebih dari itu,” tegas Rossi.

Artinya, tetap berambisi mengalahkan Marquez di hadapan penggemarnya. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2014 Jelang Mugello Italia: Marquez Bakal Main Aman?

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Pedrosa Digoda Suzuki Rp 126 Miliar/Tahun

MotoGP 2014 Jelang Mugello Italia: Pikiran Lorenzo Hanya Juara, Nggak Mikir Musuh

MotoGP 2014 Jelang Mugello Italia: Siapkan Selebrasi Unik, Rossi Bicara Kehormatan

MotoGP 2014 Jelang Mugello Italia: Katanya RC213V Marquez Pakai Barang Ilegal, Logika Tekniknya?

 

 

 

BAGIKAN