nhk

MotoGP 2014 Jelang Aragon; Bila M1 Rossi Seperti Di Misano, Ia Bisa Juara di Mana Pun

 

ManiakMotor – Masih ingat tahun lalu? Mudah-mudahan sudah lupa, agar dibaca terus ceritanya. Tahun lalu, saat Valentino Rossi menang di Belanda, ketemu setingan motornya di Aragon, Spanyol. Persoalan distribusi bobot  bisa ditanggulangi. Di Aragon, pasukan Rossi dan dianya menemukan solusi M1 bisa zig-zag dengan agrasif.

Peristiwa Aragon ini boleh dong disamakan dengan trek Misano, San Marino yang dijuarai Rossi kemarin. Katanya, bila performa M1 yang mudah ditekuk sana-sini seperti di Misano, di sirkuit mana pun M1 akan oke. “Kami baru pertama kali menemukan set-up penting yang bikin M1 mudah dikendalikan. Menurut saya di Misano ini menguak yang selama sulit dicari setiap lomba,” jelas Rossi yang artinya punya potensi perlawanan di sisa seri tahun ini.

Kurang jelas bagian mana yang ditemukan tersebut. Penampilan Rossi di Misano khusus kinerja M1, memang tak ada matinya. Di tikungan cepat dan lambat pun reaksi wajah M1 menengkok ke tikungan berikutnya sekali lirik. Rossi tak menunggu motor tenang dulu baru memberi power. Sebab motornya memang sudah tenang usai diperintah mengubah arah.

Ada lagi bedanya dengan seri-seri terdahulu pada M1. Yakni akselerasi jarak pendek. Maksudnya, baru keluar tikungan sudah ketemu lagi tikungan. Dari head to head dengan RC213V Marc Marquez, M1 malah unggul cabut-cabutnya.Tikungan seperti ini juga ada di Aragon, walau Aragon lebih panjang.

Itu yang kelihatan di lomba. Juga, nggak tahu dah, apakah di seri Misano, pasukan Yamaha menggunakan mesin gress,  sementara Honda pakai mesin bekas dari jatah 5 mesin per musim. Itu juga ngaruh. Cerita di luar skill dan M1, Misano spesial buat Rossi. Mental berlibat lantaran tuan rumah.

Palingan juga set-up yang ketemu yang selama ini sering dikeluhkan Rossi pada M1. Misalnya tak lepas dari omongannya distribusi bobot yang belum sembuh betul yang memengaruhi cerita perubahan arah tadi. Lalu kinerja ban yang kerap tak nyaman dengan redaman suspensi. Yang jelas, Rossi yakin bila motornya seperti di Misano, ia punya kesempatan ke depan di seri-seri berikutnya, termasuk Aragon. “Saya merasa cepat. Malah saya lebih cepat dari  10 tahun lalu yang bisa juara dalam semusim 10 dan 11 seri,” cerita Rossi usai lomba di Misano seperti rilis-rilis yang diedarkan  

Lanjutkan ke Aragon, modalnya dari Misano. Ito    

BACA JUGA

MotoGP 2014: KTM Tim Pabrik Ke-7 Di MotoGP 2017, Jangan Anggap Enteng

MotoGP 2014 Jelang Aragon: LCR Honda Bantah Pakai Burgess, Tak Ada Di Skuad Miller

MotoGP 2014 Jelang Aragon: Marquez Layani Tantangan Rossi di Tavuilla

MotoGP 2014: Bautista Teken Kontrak, Melandri Tunggu Jatah

MotoGP 2014: Penting Mana Duel Rossi Vs Marquez Atau El Clasico Real Madrid Vs Barcelona?

BAGIKAN