nhk

MotoGP 2014 Jelang Austin Amerika; M1 Dan Rossi Hanya Bagus Di Qatar????

 

ManiakMotor – Celetukan pembaca setia ManiakMotor.com. Katanya semoga SSG pada M1 Valentino Rossi bisa bekerja oke di Austin, sirkuit  sangat teknikal. Sirkuit di Amerika itu menggabungkan semua unsur. Akselerasi bawah sampai atas aktif di Austin. Untuk jokinya manuver tak henti-henti bikin badan bergerak terus macam menari jaipong. Itu yang membuat Rossi tahun lalu mati kutu bersama M1-nya yang belum pakai SSG ditambah masalah balance M1.

Di Qatar ia tak heran Rossi bisa juara kedua, lantaran tahun lalu juga The Doctor dapat posisi yang sama. Saat itu pun duel dengan Marc Marquez yang boleh dimenangi Rossi. Rossi dan timnya sudah hapal mengolah motor enak berlari di Losail.  Rossi juga sudah khatam di Qatar, hehe. Sepanjang karirnya ia hanya terhambat oleh Casey Stoner di sirkuit padang pasir tersebut.

“Tipikal Losail sirkuit yang tidak terlalu teknikal dibanding Austin. Sirkuit Losail lebar-lebar yang bikin gerakan pembalap  teratur. Mengalir! Itu bertolak belakang dengan Austin yang menguras motor dan stamina,” terang si pengklik semua artikel MotoGP dan serius memberi argumen  di facebook maniakmotor yang masuk akal.

Sirkuit makin teknik tuntutan set-up juga kian teknik, membawanya juga teknik. Itulah Austin yang menggabungkan liukan-liukan di gigi rendah yang disambut kecepatan tinggi dengan gigi-gigi yang tinggi pula. Tahun lalu, Rossi dan Jorge Lorenzo makin menuntut SSG setelah merasakan Austin. Karena di sirkuit ini keduanya tak berkutik sejak sesi latihan sampai lomba dengan Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Seamless shift gearbox atau SSG berfungsi sangat di sana. Ada 20 tikungan yang rapat terhampar di Austin yang panjangnya 5.5 km. Tahun ini M1 Rossi sudah dibekali peranti yang bikin pindah-pindah gigi ‘nol’ jeda itu. SSG-nya pun sudah dikembangkan seiring jam terbang alatnya.  Artinya, satu masalah sudah bisa diatasi. “Tahun ini berbeda. Saya punya paket motor yang kompetitif. Saya juga menikmati balapan,” jelas Rossi usai ke-2 di Losail dan pernyataan berulang-ulang setelah sakses di test pramusim di Sepang.

Ya, Austin bukan hanya butuh SSG, juga distribusi bobot yang pas. Macam tahun lalu Rossi kesulitan di dua item tersebut. Tahun lalu sampai rem M1 Rossi gosong di sana, lantaran perpindahan bobot yang ekstrem di 20 tikungan Austin. Ini pun telah bisa diatasi oleh kolaborasi Rossi dan Silvano Galbusera, kepala mekanik baru tim VR46. Hal ini didapat dengan penyesuaian regulasi 2014.

Semoga begitu di Austin yang punya lintasan lurus terpanjang di dunia dengan 1.200 meter dan punya jumlah tikungan terbanyak pula. Kolo dulu sih, empuk buat Rossi tuh Austin. Sekali lagi semoga, set-up terkini bisa kembali ke dulu seperti di Qatar kemarin. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2014: Kelebihan BBM Dan Bobot Badan, Bikin Aleix Sulit Menyalib

MotoGP 2014: SSG Tech3 Bikin Gemas Pembalapnya, Keduanya Jumpalitan

Moto2 2014 Qatar: Nakagami Didiskualifikasi, Gara-Gara Filter Udara

MotoGP 2014: Lorenzo Akui Bikin Salah Di Qatar, Ban Belum Panas

MotoGP 2014: Marquez Ketagihan Melawan Rossi

   

BAGIKAN