nhk

MotoGP 2014 Jelang Austin: Honda RCV1000R, Soal BBM, Elektronik Atau Faktor Stoner?

ManiakMotor – Ocehan Scott Redding usai GP Qatar ternyata berkepanjangan dan kian  menarik. Rookie lulusan Moto2 itu bilang harus berhemat power sepanjang balapan karena BBM-nya cuma bawa 22,2 liter. Sementara, mekaniknya sudah menyetel motor full power yang butuh bengsing lebih banyak. Kalimat terakhir itu hanya dugaan maniakmotor.com.

Redding ngaku tak paham kenapa Honda pakai 22,2, sementara regulasi Open Class membolehkan 24 liter. Sejumlah pengamat juga mempertanyakan kebijakan itu dan keluarlah berbagai analisa teknis yang intinya menyalahkan penggunaan 22,2 liter. Bolah diamati, tapi toh Honda yang bikin motor ada kalkulasinya saat testing tempo hari sebelum RCV1000R diserahkan ke tim, hehe.

Makaanya, bos HRC Livio Suppo membantah yang jadi sebab ketertinggalan RCV1000R dibandingkan Yamaha FTR besutan Aleix Espargaro. Kata Suppo, mesin mereka masih belum klop dengan sistm elektronik dipasok Magneti Marelli sebagaimana distandarkan Dorna Sports untuk Open Class.

Belakangan muncul analisa baru kalau penetapan BBM 22,2 liter itu karena factor Casey Stoner. Stoner menjadi tester Honda pada 2013. Saat menguji RCV1000R di trek Motegi, juara dunia 2007dan 2011 itu hanya kalah 0,3 detik dari pacuan RCV213V milik pabrikan. Karena itu bos HRC lainnya, Shuhei Nakamoto, pun optimis dengan proyek baru itu dan yakin RCV1000R mampu bersaing, bahkan dengan tim satelit.

Entah terlena atau teledor melakukan kalkulasinya, spek RCV1000R pun ditetapkan berdasarkan rekomendasi data-data teting Stoner. Ternyata, kencang di tangan Stoner beda kala dipakai joki lain. Buktinya Redding maupun Nicky Hayden yang juga memacu motor sama. Bisa jadi, mereke beda skill dengan Stoner.

Itu memang baru sebatas analisa Brosist karena belum ada yang jelas apa faktor RCV1000R kehilangan tenaga. Bila kaitannya dengan Stoner, sepertinya bisa diterima akal tuh. Pengalaman dan kemampuan Stoner jelas beda dengan Redding. Satu hal lagi, selama ini Stoner dikenal sebagai satu-satunya joki yang piawai menaklukkan liarnya Ducati. Ducati bisa lincah dihendling Stoner, sementara seorang Valentino Rossi pun dibuat mendem oleh pabrikan Italia itu.

Di ronde 2 GP Austin nanti mungkin akan lebih terang benderang apa sesungguhnya problem RCV1000R. Trek lurus terpanjang seduania, 1,2 km di Austin, bisa jadi arena pembuktian kalau keluhan Redding benar atau tidak. Begitu Masbro kira-kranya! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014 Jelang Austin Amerika: Spencer Jagokan Marquez – Rossi – Lorenzo

MotoGP 2014 Jelang Austin: Manfaatkan Celah Regulasi, Ducati Curi Jerez

MotoGP 2014 Jelang Austin: Tantangan Spesial Buat Aleix, Ragu di Trek Lurus 1,2 Km

MotoGP 2014 Jelang Austin: Semua Pakai Ban Spek 2013, Yamaha Diuntungkan?

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353