nhk

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Yamaha Sambut Cakram Diameter 340 Mm, Honda Biasa Saja

 

 

ManiakMotor –  Pembalap  sambut hangat perubahan regulasi rem depan mulai seri Mugello, Italia 30 Mei – 1 Juni. Khususnya yang berbadan lebih bongsor macam Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Bradley Smith, Aleix Espargaro, Scott Redding, dan Cal Crutchlow.

Di Mugello, cakram depan berdiameter 340 mm yang tadinya hanya untuk Motegi, Catalunya dan Sepang, kini boleh digunakan di semua sirkuit. Perubahan regulasi itu dinilai tepat karena mesin 1000cc, powernya naik jadi 260 bhp, bobot motor jadi 160 kg dan top speed pun meningkat. Cakram 320 mm yang selama ini diberlakukan dinilai tak lagi sanggup menahannya. Cepat panas dan pastinya rawan blong, hehe.

Diakui produsen rem Nissin, Brembo dan joki. “Kami butuh cakram yang lingkarannya lebih besar. Yang 320 mm  kesulitan  selesaikan balapan,” komentar Lorenzo yang sejak lama memainkan isu itu.  “Ini perubahan positif, khususnya buat pembalap berbadan besar macam saya, Valentino, Aleix, dan lainnya. Yang tubuhnya mungil nggak berpengaruh. Perubahan regulasi ini tak kan membuat kecepatan meningkat, tapi jelas lebih aman dan nyaman sepanjang lomba,” timpal Crutclhow yang bersama Ducati Desmosedici GP 14 harus DNF di Jerez gara-gara rem depan.

Nih maksud mereka menggunakan elmu kira-kira, brosist. Beban rem makin kelabakan menahan naik laju motor, ditambah bobot pengendara dan sekialian motornya. Makin berat bobot, beban terhadap rem kinerja rem. Dengan diameter bertambah 20 mm atau lebih besar, cakram lebih banyak torsinya menahan beban tadi. Penampangnya otomatis lebih luas yang pasti diikuti kampas rem. Belum lagi, lantaran medianya membesar lebih mudah melepas panas. Jadi, M1 Valentino  Rossi tidak perlu lagi pakai penangkap udara buatan, hehe.

Itu dari perwakilan Yamaha dan Ducati. Sedang Honda yang tengah mendominasi kompetisi bersikap biasa saja tuh. Kebetulan dua pembalapnya memang ringan dan mungil macam Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Tapi alasannya, lebih karena tinjauan teknis para ahlinya.

Misalnya disuarakan Shuhei Nakamoto yang pakbosnya HRC. Dia juga piawai soal teknik di MotoGP. Katanya, ukuran cakram bukan satu-satunya faktor yang membuat rem bekerja optimal. “Top speed pun meningkat paling 1 atau 2 km/jam. Sebenarnya yang 320 mm pun sudah aman, tapi kami menghargai pendapat pembalap lain dan hormat pada keputusan FIM,” ujar Nakamoto.

Tuh kan. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Dunlop dan Pirelli Puas di Lahan Masing-Masing

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Official Tyre MotoGP, Michelin Gantikan Bridgestone

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Marquez Tak Pentingkan Duit Honda

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Kembangkan Ducati, Gigi Ingin Pertahankan Dovi

MotoGP 2014 Jelang Mugello: Honda Inginkan Rea Di Kelas Para Raja

 

 

BAGIKAN