nhk

MotoGP 2014; Kata Rossi, Metode Burgess Dan Galbusera Berbeda

 

ManiakMotor – Silvano Galbusera, kepala mekanik baru  di kubu Valentino Rossi, baru bekerja dua hari saat testing di sirkuit Valencia, Spanyol 11 – 12 November 2013, lalu. Namun Rossi, telah bisa membedakan cara kerja Galbusera dan Jeremy Burgess, kepala mekanik sebelumnya yang 14 tahu bersama dirinya.

Kedua kepala mekanik itu untuk menemukan dan memecahkan set-up M1 Rossi, punya cara berlainan, beda jurus yang tujuannya sama, ya bikin motor kencang dan sekaligus mendorong Rossi ke depan. Burgess menurut Rossi lebih banyak bekerja menyesuaikan set-up M1 atas feeling Rossi atau pembalapnya. “Ini yang saya rasakan bersama Jeremy dan Silvano, walau Silvano baru dua hari,” papar Rossi dalam situsnya.

Karena itu, Rossi harus mengganti suasana dan motivasi baru menuju 2014 dengan meninggalkan cara-cara Burgess. Gaya dan  reaksi Rossi pastilah sudah tak seperti yang dulu-dulu. Bisa jadi, metode yang digunakan Burgess sudah tak sejalan.  Burges kurang mengikuti cara menyetir Rossi yang berubah dari waktu ke waktu yang masih berpatokan pada cara Rossi.

Marc Marquez baru lalu dalam wawancara dengan situs ngetop di Spanyol, ‘sudah tak khawatir’ dengan sosok Rossi, terutama menghadapi 2014. Alasannya, cara Rossi bertanding saat ini terbawa karakter M1 dibanding saat ia di Honda atau pertama kali ke Yamaha. Sayang Marquez tidak menjelaskan detilnya. Tapi bisa saja isinya seperti pernjelasan sebelumnya yang di atas itu.

Maka dari itu, Rossi seperti dapat suntikan dan berharap banyak pada langkah-langakah Galbusera. Bagi Rossi, tak masalah si ‘Galbu’ butuh waktu sikit harus menyesuaikan ulang dengan arena MotoGP setelah lama berkutat dengan WSBK. “Tapi Silvano punya analisa perilaku motor. Ia teliti pada data yang selalu diolah pada M1 disesuaikan dengan pembalap dan sirkuit. Itu bedanya dengan Jeremy,” sebut Rossi.

Kira-kira makusudnya dengan gaya membalap Rossi sekarang, seharusnya motor yang mengikuti dirinya dengan berbagai terobosan lain yang bikin M1 Rossi harus nyaman dan ngikut. Ya, itu tugas mekanik. Dan Galbusera dalam dua hari test hal itu telah sesuai jalur yang diinginkan Rossi. M1 Rossi saat itu terus diutak-atik mengikuti Rossi dan data-data Valencia. Pokoknya motor harus woke… Ito 

BACA JUGA

MotoGP 2013; Pedrosa Curi Start 2014, Perbaiki Cidera Bekas Ditabrak Simoncelli

Moto2/3 Jerez (Tes): Jagoan Moto3 Jalani Debut di Moto2

MotoGP 2013: Pesta Besar di Cervera, Marquez Janji Tetap Cuci Piring

MotoGP 2013 Test Valencia: Kejutan Duo Tech3, Calon Lawan Marquez Berikutnya

   

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353