nhk

MotoGP 2014: KTM Ikutan Serbu MotoGP, Sudah Bersiap Bareng Hofmann

 

ManiakMotor – Di trek garuk tanah, KTM sudah teruji dan merajai di semua kelas sampai yang paling top disebut MX1. Di road race, pabrikan Austria itu sangar di  Moto3. Kelas ini menurut para pengemat teknik prototipe tak kalah ruwet teknologinya dengan MotoGP. Bahkan katanya sebenarnya motor Moto3 lebih banyak teknologinya dan tentu saja mahal, karena sedikit dibebaskan ketimbang Moto2. Di sektor motor jalanan, KTM pun acap melahirkan motor-motor bertipe ‘pembunuh’ alias killer road bike. Macam mana mereka hadir di MotoGP pada merek yang punya moto ready to race itu?

Seperti Aprilia dan Suzuki yang main lagi pada 2015, KTM pun kepincut dengan regulasi baru MotoGP per 2016. Mereka ingin gabung mulai 2017. Loncat dari Moto3 langsung ke MotoGP lantaran memang nggak bisa masuk ke arena Moto2. Seperti sampeyan tahu, hingga beberapa tahun ke depan Moto2 sudah dipantek Honda sebagai pemasok mesin. Ndak ada merek lain.

Niat KTM main ke MotoGP sudah diapungkan petingginya, Stefan Pierer, medio Juli lalu. Rencananya mereka akan memproduksi mesin V4 pada Mei 2015. Selanjutnya bikin sasis dan teman-temannya secara komplet dengan label RC16. CC-nya tentu saja seceng alias 1000 sesuai aturan MotoGP. “Mungkin ikutan beberapa seri 2016 dengan status wild card untuk persiapan  2017,” ujar Pierer yang jabatannya di KTM sebagai CEO (Chief Executive Officer).

Sayangnya, mereka tak hadir selaku tim pabrikan secara utuh. Baru sebatas pemasok mesin untuk tim peminat. Saat sama juga akan memproduksi RC16 sebanyak 1000 unit untuk dijual bebas. Kini persiapan KTM semakin jelas dengan penunjukan Alex Hofmann sebagai test rider mulai 2015. Mantan rider MotoGP sekaligus tester Aprilia selama tujuh tahun. Ia menjadi pilihan karena punya pengalaman panjang dalam umurnya yang kini 34 tahun.

Hofmann punya banyak elmu dan mengenal Aprilia RSV4 yang membawa Aprilia tiga kali juara di WSBK, juara kelas ART di MotoGP 2013 dan menjadi basis pengembangan Aprilia MotoGP. Sebagai sesama produsen Eropa, KTM sepertinya lebih melirik Aprilia sebagai rival. “Tujuh tahun bersama Aprilia kini berakhir. Mulai tahun depan saya jadi tester dan terlibat dalam proyek  KTM ke MotoGP,” ucap Hofmann yang membesut Kawasaki dan Ducati saat main di MotoGP era 2003 sampai 2007.

Selama ini Hofmann juga merangkap komentator MotoGP di televisi Jerman. Komentar-komentarnya terbilang mantap. Nah, tahun depan ia diuji, bisa membangun KTM semantap ocehannya di tipi atau ndak? Biar doski tahu, jadi komentator itu memang jauh lebih gampang ketimbang jadi pelaku di lapangan. Kan modal bacot dan baca-baca referensi dari maniakmotor.com, hehehe! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014: Rossi Numero Uno Yang Paling Top Sejagat, Marquez Hanya Ke-2

MotoGP 2015: Hayden Tunggu Dahsyatnya Honda RC213V-RS, Penentuan Karir Selanjutnya

MotoGP: Debat Bahan Bakar Dari ECU 2016, Honda Dikeroyok Yamaha dan Ducati

MotoGP 2014: Lagi-Lagi Contoh Rossi Dari Manajemen VR46, Marquez Serius Bisniskan Penggemar

 

 

 

BAGIKAN