nhk

MotoGP 2014 Losail Qatar Race: Judi Rossi Dengan Pak Galbu, Sementara Menang

 

ManiakMotor – The Doctor yang berumur 35 tahun tampil seperti dirinya 10 tahun lalu. Start dari urutan 10 atau baris ke-4, sudah berada di 5 besar di ujung lap pertama dan selanjutnya bertahap menuju podium. Seperti itu ronde pertama MotoGP di sirkuit Losail, Qatar, 23 Maret 2014 yang diwarnai separuh lomba duel Rossi dan Marc Marquez.

“Sudah lama sekali suasana balapan tak seperti ini, di mana banyak pembalap punya pace yang setara. Saya sangat menikmati. Kemajuan ini berkat ‘judi’ saya memanggil Silvano Galbusera,” ujar Valentino Rossi pada kepala mekanik yang ia rekrut akhir tahun lalu.

Ia tutup mata menggantikan mekanik legendaris Jeremy Burgess yang sudah seperti ayah buat The Doctor. Katanya, ia terkesima pada Silvano saat menguji R1 Superbike usai patah kaki di musim 2010. Saat itu, Rossi merasakan karya Pak Galbu tak kalah dengan M1 prototipe MotoGP yang ia pacu.

Ilmu kira-kiranya bila settingan Pak Galbu ditransfer ke MotoGP, jelas lebih ‘mudah’ dengan teknologi yang tersedia. Pak Galbu sudah punya dasar untuk itu. “Sesungguhnya  bersiko lantaran ia tak punya pengalaman di MotoGP. Tapi, kami bisa berkomunikasi dengan baik dan itu sangat membantu menyusun setelan motor,” papar Rossi yang memang motornya nyetel di racing line semalam di Qatar.

Seperti ditulis portal ini sebelumnya, Rossi dan Pak Galbu memang menggunkan Bahasa Italia untuk hal-hal teknis dan detail. Dengan cara itu Rossi bisa menjabarkan pengetahuan teknis yang ia kuasai dan dikombinasikan sendiri dengan ilmu Pak Galbu. Sama-sama lidah Pizza pun bukan hanya mengerti tapi juga mampu menerjemahkan maunya Rossi dan maunya mekanik.

“Saya senang dengan hasil kerja tim. Yamaha pun selalu apik di Qatar. Jorge (Lorenzo) tampil fantastis di garis start dan sangat hebat di lap pertama. Saya sungguh tak mengerti mengapa kesalahan itu terjadi,” ujar Rossi yang merasa prihatin dengan nasib JL yang terjengkang di ujung lap pertama karena terlalu cepat di R15 sementara kondisi ban belum panas-panas amat.

The Doctor tentunya akan terus berjudi lagi dengan Pak Galbu untuk mengembangkan berbagai varian set-up di beberapa trek berbeda. Rossi  punya talenta teknis plus pengalaman di trek, sementara Pak Galbu punya bakat. Sementara ini kombinasi mereka berbuah apik di Qatar. Tantangan selanjutnya di Austin, Texas, Amrik, di ronde 2 MotoGP.

Karena seri pertama berhasil, boleh disebut sementara berhasil, masih ada 17 seri MotoGP 2014. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Losail Qatar 2014, Semua Sesi & Kelas, 20 – 23 Maret

MotoGP 2014 Qatar (Race): Punya Marquez Paling Keras, Belakangan Baru Jossss…

MotoGP 2014 Losail Qatar (Race); Rossi Hanya Ke-2, Tapi Menikmati M1-nya

MotoGP 2014 Losail Qatar (Race); Marquez Juara, Rossi Nempel Ketat, Lorenzo Jatuh

MotoGP 2014 Losail Qatar Warm-Up: Lorenzo Mulai Panas, Iannone Dan Aleix Teratas

MotoGP 2014 Qatar Jelang Race: Tiga Rider Oplosan Gagah Berani di Baris Depan

 

BAGIKAN