nhk

MotoGP 2014 Motegi (Race): Rossi Sulit Kalahkan Marquez Karena Punya ‘Sesuatu’

ManiakMotor – Tak ada kelemahan teknis pada M1. Kecepatannya tak berubah dalam 24 laps, bahkan melampaui tahun lalu. Manuver-manuver Rossi juga halus dan M1 sangat diam dalam pengertian motor yang nyaman untuk race di Motegi, Jepang, 12 Oktober 2014.

Tapi The Doctor bilang ndak puas. “Yang bikin saya galau tak bisa menunda gelar dunia Marc (Marquez) untuk seminggu lagi. Saya tak ingin itu terjadi di Motegi. M1 sangat bagus sepanjang balapan. Terus berjuang berada di depan Marc, tapi ia punya sesuatu yang lebih dari saya dan sulit dikalahkan,” cerita Rossi yang sempat tarik-tarikan dengan Marquez.

Tak perlu Rossi menjabarkan apa yang dimaksud sesuatu macam judul lagu Indonesia itu hehehe. Dia juga nggak terus terang soal umur. Iyalah, lawannya masih 20-an tahun, ia sendiri sudah 35 tahun. Bisa pula spesifikasi teknis RC213V milik Marquez diseting mantap. Terserah sampeyan memilih alasan yang mana? Yang jelas semakin bertambah usia refleks dan feeling sikit-sikit berubah meskipun fisik digenjot dengan bantuan olahraga dan suplemen khusus.

Juga jelas memang M1 Rossi tak tahan meladeni Marquez sepanjang tahun ini. Anak muda Spanyol yang banyak belajar dari Rossi itu selalu memenangi duel dengan idolanya di lintasan. Kecuali di Misano yang dimenangi Rossi karena Marquez terjatuh. “Harus dikatakan Marc pantas meraih gelar dunia. Ia bekerja kerasi. Selamat untuknya.”

Rossi menilai banyak progres Marquez di tahun keduanya di MotoGP. Bukan soal lebih cepat tapi lebih pada penguasaaannya pada motor. Ia punya skill bagaimana mengatur pengereman, bagaimana memperlakukannya saat berakselerasi, mambangun settingan di tempat lokasi balap, dan bagaimana berkompetisi saat tertekan.

Kata Rossi semuanya itu makin baik dan itu yang membuatnya bisa merajalela di semua jenis sirkuit. “Tapi, buat saya pribadi, prestasinya tahun lalu tetap lebih mengesankan. Menjadi juara dunia sebagai debutan adalah hal langka. Saya tak bisa melakukan itu saat naik di GP500.”

Dengan bercanda, Rossi berharap Marquez akan kehilangan sejumlah keuntungan  yang saat ini ia miliki. Maksud Rossi agar Marquesz tak bisa menyamai rekornya sebagai peraih 7 gelar dunia di kelas primer. “Bicara peluang, ia jelas memiliki. Bahkan bisa melampaui,” tambahnya. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Motegi, Jepang, Semua Kelas Dan Sesi 10 – 12 Oktober 2014

Klasemen MotoGP 2014, Moto2 2014, Moto3 2014

MotoGP 2014 Motegi (Pasca Race): Marquez Pensiun Dini, Sengit Rossi/Lorenzo/Pedrosa

MotoGP 2014 Motegi (Pasca Race): Marquez Memang Layak Juara Dunia, Pilih Di Belakang Lorenzo

MotoGP 2014 Jepang (Race): Lorenzo Juara Motegi, Marquez Juara Dunia

 

BAGIKAN