nhk

MotoGP 2014: Musim Ke-20 Repsol Honda, Pembalap Bertalenta Juara Tahun Pertama, Pedrosa..?

 

ManiakMotor – Repsol dan Honda genap 20 tahun berkolaborasi di ajang balap para raja. Sejak diluncurkan pada 1995, tim elit sudah menghasilkan 10 gelar juara dunia pembalap. Lantas, kapan giliran Dani Pedrosa yang sudah masuk tahun ke-9 di tim Repsol Honda Team (RHT) tersebut?

Pantas kalau Kevin Schwantz (juara dunia 1993) mengkritik pedas DP karena tak mampu jadi juara dunia meski sudah di Repsol Honda sejak musim 2006. Pasalnya, bergabung dalam tim itu berarti kesempatan untuk berebut gelar. Michael Doohan raih gelar beruntun 1995-1998 dengan label pembalap Repsol Honda, Alex Criville meneruskan pada musim 1999. Di era baru MotoGP, Valentino Rossi sukses dengan gelar dunia 2002 dan 2003.

Pada 2001, Rossi juga juara dunia kelas GP 500 bersama Honda, bukan dengan Repsol tapi dengan tim Nastro Azzuro Honda karena Repsol Honda saat itu digawangi Criville dan Tohru Ukawa. Seterusnya gelar buat Repsol Honda ditambah oleh Nicky Hayden (2006), Casey Stoner (2011), dan Marc Marquez (2013).

Rossi, Stoner dan Marquez langsung sukses mencetak gelar pada musim pertama mereka di RHT. Hayden mencetaknya setelah musim ke-3-nya. Buat pembalap bertalenta tak perlu waktu panjang r dalam tim sebesar Repsol Honda. Nama besar lainnya macam Max Biaggi dan Sete Gibernau juga pernah di RHT meski gagal jadi juara dunia, tapi Biaggi hanya semusim pada 2005 dan Gibernau  dua musim.

Sejak 2007 DP jadi pembalap utama Repsol Honda dengan pasangan Hayden dan kemudian Andrea Dovisiozo. Tapi, tetap saja gagal, kemudian tim mendatangkan Stoner 2011. Delapan tahun di Repsol Honda tanpa gelar, wajarlah seorang Schwantz mengkritisi DP.

Livio Suppo, bos Repsol Honda, memang masih membela DP dan itu adalah tugasnya sebagai pemimpin. “Dani masih salah satu favorit kuat untuk perebutan gelar 2014. Musim 2013 ia lalui dengan hebat, hanya tak beruntung saja karena kecelakaan di Sachsenring dan Aragon,” katanya.

Pada tahun ke-9-nya musim 2014 ini tetap berat buat DP. Selain musuh dalam selimut bernama Marquez, rival abadi Jorge Lorenzo juga tengah menyala-nyala semangat dan performanya. Belum lagi ancaman Rossi jika mendapatkan M1 yang pas dengan riding style-nya. Sedihnya, ini tahun terakhir kontrak DP di RHT. Jika tak juga mengilap, akankah RHT mempertahankannya? Masihkah berpengaruh hubungan keluarga DP yang konon bapaknya punya pengaruh di Repsol? Soal itu hanya waktu yang akan menjawab. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014: Masih Seputar The Fantastic Four, Agresif vs Agresif

MotoGP 2014: Suzuki Panas di Youtube, Hadir 2015 Dengan Mengincar Rossi

Moto2 2014: Pesawat Pribadi Tito Rabat. Topan Masih Ada Jalan?

MotoGP 2014; ‘Resolusi’ Rossi Cs Tahun Ini

MotoGP 2014: Rossi Rindukan Rivalitas Dengan Lorenzo

 

 

 

BAGIKAN