nhk

MotoGP 2014; Nih Yang Bikin Power RC213V Marquez Melejit Halus…!

 

ManiakMotor – Repsol bukan hanya terkenal dengan corak oranye pada motor Marc Marquez. Tetapi di dalamnya teknolologi pelumas dan bahan bakar. ‘Darah putih’ dan ‘darah merah’ mesin dikembangkan mendukung riset motor MotoGP. Diklaim, dengan pelumas dan bahan bakar mereka, RC213V Marquez bisa melejit, jit, jit halus, lus, lus (pakai echo). Marquez boleh atur tenaga motornya sesuka hati, saking presisinya pembakaran. Juga dengan mulus mereduksi setiap percepatan.

Baru lalu Repsol mengundang Marquez tengok Repsol Technology Centre di markasnya di Spanyol. Dia diperlihatkan proses komponen penyulingan penghasilkan pelumas sangat licin namun bisa melapisi onderdil  MotoGP yang bisa di atas 18.000 rpm. Juga lihat langsung proses takaran zat aditive oktan yang diaduk dengan bahan bakar sebagai penentu cabut-cabut motor seperti yang you lihat di tv, nah salah satunya dari Research Octane Number (RON).  

RON adalah angka oktan. Bilangan oktan ini penentu besar kecilnya tekanan. Ya tekanan dari piston dalam silinder sampai mengecil volumenya menuju kepala silinder  sebelum disamber busi. Itu kita kenal dengan perbandingan kompresi. Kian tinggi kompresi  butuh oktan tinggi juga yang kuat terhadap tekanan. Maksudnya nggak terbakar duluan bro. Kalau terbakar duluan, nah muncul ngelitik. Seperti motor sampeyan diisi premium yang dibeli di pinggiran jalan. Oktannya sudah campuran. 

Otomatis juga penentu karakter tenaga RC213V yang dipacu Marquez. “Mengagumkan teknologi seperti ini buat saya. Hanya tetesan pelumas dan bensin, tapi epeknya luar biasa. Ini pengalaman baru berkujung ke sini,” komentar Marquez dengan seyumnya yang khas. 

Repsol sendiri dalam pengembangannya hadir setiap race MotoGP. Penelitian lapangan wajib, entahlah Pertamina, hehe. Maklumlah, oktan tinggi tak diiringi takaran dan rumus aditive juga bikin tenaga motor ngaco. “Detail pelumas dan bahan bakar akan selalu disesuaikan dengan  cuaca, sirkuit, tindakan mekanik dan pembalap itu sendiri,” jawab Maroto Santiago salah seorang peneliti di belakang tim pengembangan Repsol Technology. 

Repsol sedang melakukan rekayasa ulang produk yang lebih baik untuk musim 2014. Hal ini didasarkan pada aturan main tahun depan dengan tim pabrikan hanya bisa membawa bahan bakar 20 liter di dalam tangki. Termasuk penyesuaian dengan ECU dengan aturan ke depan. Tetap bertenaga dan irit, kali saja begitu, coy.

Jadi cerita ini nggak ada hubungan dengan promosi oli, tapi di balik saksesnya Marquez ada hal menarik. Lagian Repsol hanya dijual importir umum di Jl Radio Dalam, Jakarta Selatan, itu pun bukan partai besar bro. Boleh saja namanya terkenal, tapi produknya hehe di Indonesia, bedalah dengan produk AHM dicap Repsol. Ito 

 

BACA JUGA

MotoGP 2014; Menakar Pol Espargaro Mengejar Marquez

MotoGP 2014; Paket Agresif Marquez Sama Lincahnya Dengan RC213V, Akan Belanjut

MotoGP; Valentino Rossi Membantah Mundur Usai 2014

MotoGP 2014; Lorenzo Tanggapi Isu Pensiunnya Rossi

MotoGP 2014: Rossi Beri 6 Ronde Buat Galbusera, Pensiun Jika gagal

 

 

BAGIKAN