nhk

MotoGP 2014: PR Mekanik Rossi Cs, Hemat BBM Namun Tetap Terbang

 

ManiakMotor – Valentino Rossi dan kawan-kawan boleh bersenang-senang menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru 2014. Para mekaniknya, terlebih mekanik baru The Doctor, fisik memang libur tapi otak tetap bekerja keras. Mereka sedang putar otak untuk penyesuaian regulasi 2014 soal pemetaan ECU terhadap bahan bakar yang tekor 1 liter untuk pabrikan dari tahun lalu. 

Buat Silvano Galbusera yang dipercaya jadi komandan teknis tim Rossi tahun depan, itu beban dan tantangan hebat. Dari olah pikiran dan ide-ide kreatifnya, reputasi The Doctor dan Yamaha ikut jadi pertaruhan. Walau ironis, Pak Galbu terbilang orang baru di MotoGP meski sudah teruji di medan WSBK. Mungkin karena orang baru itu maka bisa jadi ada hal-hal baru yang dimilikinya untuk mendongkrak performa VR46, agar sang legenda tak jadi pensiun di akhir musim 2014.

Galbusera tak sendirian. Bakal ujian yang ia lakoni sama dengan mekanik MotoGP lainnya, yakni mempersiapkan pacuan sesuai standar regulasi 2014. Salah satu poin krusial adalah pengurangan jatah bahan bakar tim pabrikan dari 21 menjadi 20 liter. Sedang tim nonpabrikan boleh bawa 24 liter. Ilmu kira-kiranya, mesin harus dibatasi menyedot bahan bakar, namun kecepatan jangan sampai berkurang. Ya tetap ‘terbang’ untuk tim pabrik. 

Cuma selisih seliter Brosist. Tapi ingat, ini MotoGP perubahan sekecil apa pun memengaruhi kinerja komponen lain. Terutama ECU yang harus diselaraskan untuk membatasi pengiriman bahan bakar. “Power pacuan jelas terpengaruh. Bukan tak mungkin tim pabrikan akan kesulitan pada trek tertentu dan kalah dari motor tim non pabrikan, itu karena hitung-hitungan konsumsi bahan bakar,” urai bos HRC Shuhei Nakamoto usai tes Valencia silam.

Hal sama diapungkan team owner Yamaha Tech3 yang juga Ketua IRTA Herve Poncharal. Perbedaan isi tangki  BBM itu bakal berakibat signifikan buat tim pabrikan dan nonpabrikan. Dalam teorinya, pengurangan jatah satu liter itu akan turut mengurangi kecepatan motor spek 2014. Konsumsi BBM-nya harus disesuaikan karena jumlah laps di masing-masing sirkuit tak berubah dari musim 2013.

Kondisi itulah yang menuntut tim mekanik kini terus berpikir dan berinovasi mencari celah agar pacuan 2014 mereka irit, tapi tetap kencang seperti sedia kala. Kalau sekadar hemat BBM saja dan nggak perlu kencang, mekanik di Parung dan Gorontalo juga juga bisa Bro!

Tak pelak, persoalan di kisaran itulah salah satu daya tarik jelang tes pramusim di Sepang nanti, yakni taktik masing-masing tim untuk memaksimlakn pacuan dengan regulasi yang makin terbatas. Pastinya ada area tertentu yang dikorbankan demi memaksimalkan kecepatan. Sektor mana yang dikorbankan dan dimaksimalkan hanya akan bisa dianalisa pada tes nanti.

Yang juga pasti, orientasi tes awal ini  baru akan berkutat dalam penyesuaian  regulasi.  Saat itulah Pak Galbu akan banyak diberondong pertanyaan teknis, sama dengan koleganya sesama teknisi di kubu Jorge Lorenzo, Marc Marquez mapun Dani Pedrosa.  Ah, jadi nggak sabar nih tunggu tesnya! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014; Rossi Kehilangan Agresif, Korbannya Rem M1..?

MotoGP; Rossi Beramal Ke Yayasan Anak Dengan Mobil Corak VR46

MotoGP Libur Natal&Tahun Baru 2014; Marquez ‘Anak Mama’, Rossi Main Salju, Lorenzo Ke Tempat Hangat

MotoGP: Marquez di Markas Repsol, Obral Janji 2014

MotoGP 2014; Motocross Jadi Latihan Fisik Populer Para Pembalap Para Raja Di Akhir Tahun

BAGIKAN