nhk

MotoGP 2014; ‘Resolusi’ Rossi Cs Tahun Ini

 

ManiakMotor –  Semua pemain MotoGP, pastillah memiliki terget musim ini. Disebut musim ini, karena sekarang saat sampeyan komat-kamit membaca sudah 2014, brojack. Makanya Selamat Tahun Baru 2014 buat para ManiakMotoGP yang dipersembahkan oleh maniakmotor.com.  Kata yang tepat dan sedang ngetop disebut-sebut adalah resolusi 2014. 

Resolusi ini sudah terdengar dan terbaca dalam pernyataan masing-masing usai MotoGP Valencia 2013 dan berlanjut ke testing di tempat sama. Marc Marquez misalnya, tetap mengembuskan jenis permainan fighter sesuai cirinya untuk mempertahankan titelnya. “Saya tetap bermain menyerang kapan pun dan di mana pun,” terang Marquez. Nah itu resolusinya, dengan kata lain tekan terus siapa pun yang coba mendekat.

Sedang resolusi motornya seperti yang dijanjikan Shuhei Nakamoto – petinggi HRC –   akan melawan Yamaha di tikungan cepat. Akan tetapi, tanpa diapa-apakan pun, RC213V sudah sepaket dengan Marquez yang lincah. Perbaikan pada high speed corner itu akan membantu pembalap lain Repsol Honda Team (RHT), Dani Pedrosa. Sayang Pedrosa sejak Valencia tak banyak omongon soal targetnya ke depan. Ya mungkin diam-diam harus juara setelah 9 tahun membela RHT.

Beda dengan Jorge Lorenzo dan Yamaha Factory Racing yang tetap cuap-cuap menonjolkan juara serinya lebih banyak ketimbang yang juara dunia. Artinya, Lorenzo dan motor adalah ‘spek’ juara dunia, hanya sial lantaran cidera yang membuatnya tidak kompetitif sekitar empat seri 2013. Juga baru menyadari di akhir seri soal startegi tepat untuk meredam lawan.

Tentu saja, resolusi ke depan harus siap sejak awal dan menanamkan stretegi sama-sama menyerang. “Tidak ada yang kurang terhadap motor. Saya tidak beruntung saja, karena cidera,” jelas Lorenzo yang didukung resolusi YFR memperbaiki akselerasi M1 dengan mengasah SSG-nya.

Di luar tiga besar ini, berharap selalu lebih baik. Seperti janji Cal Crutchlow yang dipilih Ducati lantaran gayanya dianggap bisa membawa Ducati lebih baik. Atau Nicky Hadyen yang masih ngogot di MotoGP walau membalap dengan motor Honda non pabrikan mangaku masih punya kans melakukan yang terbaik. Di dalamnya macam Alvaro Bautista yang ukurannya bisa dekat-dekatan dengan Valentino Rossi, di tahun ini yakin bisa akan baik lagi. Namanya juga harapan, selalu lebih baik.

Para pendatang baru terutama mereka lulusan Moto2 tak mau kalah dengan Marquez. Bahwa mereka bisa melakukan hal sama bila dapat motor yang sama. Pol Espargaro yang digadang-gadang bisa melakukannya karena ditunjang Yamaha pabrikan yang dititip di Yamaha Tech3. “Kesempatan selalu ada, saya harus menyesuaikan dengan M1 secepatnya,” janji Pol mewakili teman-teman lain alumunus Moto2.

Baca baik-baik bro. Resolusi besar-besaran 2014 justru dari langkah Rossi. Ia coba ganti mekanik agar dapat suasana baru. Yang nantinya diharapkan memmunculkan Yamaha M1 kompetitif, M1 yang nurut dengan gayanya sekarang di musim ini. “Saya hanya kalah motor. Saya harus dapatkan M1 yang ok 2014 sebagai penentuan ke depan,” jelas Rossi berkali-kali soal harapannya ke depan untuk M1. 

Ya, sama saja dengan resolusi. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2014: Rossi Rindukan Rivalitas Dengan Lorenzo

MotoGP: 11 Januari 2014, Duel Awal Marquez vs Pol Espargaro di Bukit Montjuik

MotoGP: Doa Joki MotoGP Buat Schumacher Sang Legenda F1 Yang Kritis

MotoGP 2014: M1 Sesuai Maunya, Pembuktian Terakhir Rossi, Ayo Lakukan…!

MotoGP: Diorama Rossi vs Stoner di Corkscrew 2008, 48 Lembar

BAGIKAN