nhk

MotoGP 2014 Sachsenring Jerman (Jelang Race): Berat Bagi Rossi dan Lorenzo

ManiakMotor –  Siapa yang berani menjagokan Valentino Rosssi atau Jorge Lorenzo menjuarai GP Jerman, Minggu (13/7)? Ada beberapa alasan keduanya diperediksi sulit menang di  sirkuit Sachsenring. Terutama struktur motor dan jokinya sendiri. Sachsenring butuh motor berakselerasi agresif, joki juga harus lincah yang dimiliki kubu Repsol Honda Team. Ini bukan survei seperti quick count, loh. Ada fakta dan data.

Bicara masa lalu, trek ini adalah tempat di mana Honda senantiasa berjaya di saat belum ada Marc Marquez di MotoGP. Sirkuit yang banyak memainkan gigi rendah lebih mantap dilewati RC213V ketimbang M1. Soal akselerasi, Honda tak ada masalah di sana. Beda dengan M1 yang sampai saat ini acap dikeluhkan akselerasinya yang selalu diikuti masalah rem. Lebih sederhananya, di sirkuit Yamaha saja, mereka tak berkutik 2014 ini. Macam mana bila masuk ke sirkuit Honda… 

Fakta terkini pun tak mendukung Yamaha. Tiga posisi terdepan hasil Q2 pada Sabtu (12/7) diisi tiga pembalap Honda yang masing-masing punya misi tersendiri. Marc Marquez yang pole sitter tengah membidik menang ke-9 sekaligus bikin rekor baru. Dani Pedrosa mengincar juara perdana musim ini. Kesempatannya itu terbuka, karena Sachsenring yang merupakan trek terfavoritnya dengan torehan 4 kemenangan kelas primer di sana.

Stefan Bradl yang start ke-3 pun bukan lawan yang bakal mudah dilewati Yamaha. Semangat tempurnya sedang berada di puncak selaku tuan rumah. Motivasinya pun amat tebal untuk tampil apik, sebab hanya itu yang bisa membuatnya aman di LCR Honda untuk musim 2015.

Meski terbilang berat, tentu saja pantang bagi Rossi dan Lorenzo menyerah sebelum lomba. Start dari urutan 4 dan 5, Lorenzo – Rossi unggul cerdik saat start agar bisa langsung sodok depan. “Pergantian posisi pada lap pertama penting karena akan sangat sulit mendapat tempat menyalip. Meski belum seperti harapan, kecepatan kami tak terlalu buruk dan kita lihat saja seberapa cepat bisa ke depan,” ujar JL.

Rossi pun sepertinya agak ragu apakah sesi warm-up bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan set-up motor. Rossi diserang ketidakcocokan ban. Ya  yang dihadapinya terbilang pelik. Sulit dapatkan grip sehingga motor sulit dikendalikan. “Kompetitor sangat cepat di sini sementara kami masih harus mengembangkan setelan motor,” keluh The Doctor.

Karena itu jangan heran kalau Honda merasa membidik finish 1-2 lagi. Itu masih merasa, bukan merasa sudah sebagai pemenang seperti di tv soal quick count tadi. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Sachsenring, Jerman, Semua Sesi & Kelas 11, 12, 13 Juli 2014

MotoGP 2014 Sachsenring Jerman (Jelang Race): Hanya Ada Duel Marquez vs Pedrosa

MotoGP 2014 Sachsenring Jerman (Q2): Marquez Tercepat Kualifikasi, Pecahkan Rekor Stoner

MotoGP 2014 Sachsenring Jerman (FP4): Marquez Tercepat Latihan Bebas Keempat

 

 

BAGIKAN