nhk

MotoGP 2014: Sama-Sama Gelantungan, Marquez vs Pol Espargaro?

 

ManiakMotor – Ketika naik ke Repsol Honda, Marc Marquez sama sekali tak diprediksi mampu juara dunia. Ia diprogram hanya untuk adaptasi, belajar dan bertarung. Tapi, fakta kemudian bicara beda. Mental tanding Marc  tiba-tiba berlipat lantaran segera menguasai hendling RC213V berdimensi dan bertenaga lebih besar dari Moto2. Itu motor ‘dilipat-lipat’ bro.

Kini harapan itu – paling tidak dari Yamaha – terjadi pada Pol Espargaro, walau ia lebih tak disanksikan lagi dari orang luar Yamaha bisa ikut jejak Marquez. Tapi siapa tahu, duel-duel hebat MM dengan Pol di Moto2 bisa cepat terulang pada musim 2014. Tak perlu menunggu Pol manggung bersama tim pabrikan Yamaha musim 2015 seperti plot awal.

Syaratnya cuma satu: Pol diberi pacuan YZR-M1 yang setara dengan milik Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Benar-benar spek tulen pabrikan, bukan KW2 seperti selama ini diberlakukan buat tim satelit. Sayangnya, bos tm Monster Yamaha Tech3 Harve Poncharal pun masih simpan rahasia apakah pacuan Pol dengan Lorenzo akan sama tahun depan.

 “Yang pasti mereka sama-sama Spanyol. Musuh yang dihadapi musim depan (Marquez dan Pedrosa) pun Spanyol. Dan, Pol ditarik Yamaha bukan karena Spanyol, tapi karena ia terbaik di Moto2. Ia pula satu-satunya yang mampu melawan Marc pada Moto2 2012,” katanya seperti mengakui Pol memang disiapkan untuk melawan MM dari generasi yang sama.

Seperti Marquez. Pol juga punya potensi menggebrak di musim perdananya. Sejumlah indikator bisa jadi patokan saat tes perdananya dengan M1 di Valencia lalu. Gayanya di tikungan khas Moto2 macam Marquez, yakni bergelantungan di sisi motor sementara pacuannya sendiri segera tegak keluar tikungan. 

“Caranya mengambil tikungan dan sudut kemiringannya luar biasa bagusnya, lebih bagus dari Lorenzo. Itu modal penting saat berada di tikungan, terlebih caranya melakukan pengereman pun sangat mulus,” komentar Nicolas Goyon, Kepala Mekanik Tech3.

Goyon sama sekali tak guyon dengan komentar itu. Ia bersaksi adpatsai Pol dengan M1 jauh lebih mulus ketimbang Ben Spies dan Cal Crutchlow di Tech3.  Catatan waktunya saat tampil perdana pun jauh lebih baik ketimbang dua seniornya. Bahkan, catatan waktu Pol yang 1:30,658 lebih baik jika diandingkan dengan torehan waktu MM saat kali pertama menggeber RC213V di sirkuit sma tahun lalu, yakni 1:33,403.

Dengan fakta awal itu, bolehlah berharap Pol jadi bintang untuk meramaikan, bukan hanya tiga pembalap seperti 2013 antara MM, JL dan DP. Sebab Pol sendiri sangat optimistis menyongsong musim 2014. Ia tak banyak keluhan pada M1. “Motor ini uenaaak betul, menakjubkan. Saya menjalaninya dengan set-up yang apa adanya saja, tanpa banyak melakukan modifikasi. Saya yakin bisa mengeluarkan potensi maksimal dalam kesempatan berikutnya,” tegasnya. 

Semoga diberi M1 sungguhan. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014: Crutchlow Mengancam, Dovi Bereaksi

MotoGP 2014; Rossi Ganti Burgess, Dua Mekanik Lorenzo Mengundurkan Diri

MotoGP 2014: Crutchlow Bisa-lah Melawan, ‘Spek-nya’ Pas Untuk Ducati

Moto2 2014: Nomor Start 1 Kosong, Rafid Topan Lagi Cari ‘Amunisi’

Daftar Pembalap MotoGP 2014: Ogah Nomor 1, Marquez Tetap Bernomor 93

BAGIKAN