nhk

MotoGP 2015 Aragon (Jelang FP1/FP2): Rossi Anggap Lorenzo Lebih Berat Dari Stoner dan Biaggi

 

ManiakMotor – Tak pelak lagi Valentino Rossi adalah bintang saat jumpa pers wajib jelang GP Aragon yang sesi latihan awalnya berlangsung Jumat (25/9) ini. The Doctor pun cerita soal musuh-musuhnya selama ini. “Di Aragon tahun lalu saya sebenarnya cepat, saking cepatnya makanya jatuh,” canda Rossi dalam jumpa pers wajib di Aragon pada 24 September 2015.

Di luar jumpa wartawan itu, Rossi sudah banyak cerita, bahwa tahun ini ia tarung dengan Jorge Lorenzo berebut gelar. Ia banding-bandingkan,  pertarungan saat ini mirip dengan musim 2009. Juga persis  duel-duel dengan Casey Stoner (Ducati) pada 2008. Pada dua musim tersebut keduanya lebih cepat dari Rossi di semua trek dan di semua kondisi, namun akhirnya Rossi jugalah yang tampil sebagai jurdun.

Tentu harapan seperti itu yang ada di benak Rossi. “Pada saat itu saya harus bertarung secepat yang bisa dilakukan. Mereka sangat kuat seperti Jorge pada tahun ini. Bedanya, pada 2008 Stoner pakai motor berbeda sedangkan dengan Jorge sekarang kami pakai motor dengan spek yang sama,” cerita Rossi yang tak cerita walau merek dan tipe sama hasil akhirnya pada set-up dan strategi masing-masing.

Pertarungan tahun ini menurutnya juga beda situasinya dengan lawan-lawan Rossi terdahulu macam Max Biaggi dan Sete Gibernau. “Sebab saat melawan mereka justru sayalah yang lebih cepat. Beda dengan Jorge saat ini di mana ia lebih kencang di semua trek. Kesimpulannya, melawan Jorge tahun ini yang paling sulit dari semuannya,” imbuh Rossi yang sudah unggul 23 poin sementara balapan tersisa lima ronde di depan.

Rossi tekankan tak ada cara lain yang harus dilakukan kecuali menyetel motor seapik mungkin. Saat lomba harus bermain rapi dengan minim kesalahan setiap lapnya, konsisten! Itu yang ia terapkan seperti musim 2009 melawan musuh yang sama. Juga sudah dipraktekan sepanjang 13 seri 2015.

The Doctor tentu sulit memprediksi apakah dalam lima balapan berikutnya bisa melakukan perlawanan terbaiknya agar hasil akhir bisa sama dengan 2009, yakni jurdun. “Yang pasti saya masih butuh kemenangan, unggul 23 angka belumlah bicara apa-apa,” tandas Rossi.

Ironisnya masuk Aragon justru Lorenzo yang lebih diunggulkan. Selain M1-nya lebih cepat seperti diakui Rossi, reputasi Lorenzo di Aragon juga jauh lebih baik dari Rossi. Itu dulunya dan sekarang mari lihat yang FP1 dan FP2 berlangsung hari ini. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Aragon: M1 Sekarang Cocok Dengan Aragon

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Siapkan Cerita Baru di Aragon, Punya Modal Baru

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Kisah Sedih Marquez dan Pedrosa di Aragon

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Lorenzo Bangga Melawan Rossi, Hajar di Semua Tikungan

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Belum Saatnya Main Aman, Rossi Masih Harus Kalahkan Lorenzo

BAGIKAN