nhk

MotoGP 2015 Aragon (JelangFP3/Q2): Tampil Eksplosif, Lorenzo Tetap Ngeper Pada Rossi

ManiakMotor – Pernah lihat Jorge Lorenzo sedang angkat roda depan (wheelie) untuk selebrasi? Setidaknya dalam foto-foto akrobatik Lorenzo di MotoGP belum pernah lihat tuh dengan sengaja dilakukannya. Itulah ciri utama pembalap yang murni road race atau aspal, wheelie saja belum tentu bisa. Karena itu, Lorenzo  punya tipe balap yang  suka menikung roliing speed kencang ketimbang meliuk lincah di tikungan lambat.

Untuk sementara Lorenzo bisa melenggang di FP1 dan FP2 pada Jumat 25 Septeber di Aragon, itu luar biasa,. Sebab, beberapa tikungan lambatnya justru tipe Valentino Rossi dan Marc Marquez yang hobi berlatih di tanah. Lorenzo tampil eksplosif di sesi awal memanfaatkan tikungan kencangnya. Ia satu-satunya pembalap yang bisa main di bawah 1:48. Juga unggul 0,6 detik atas Rossi.

“Banyak sekali perubahan saat ini, terlebih di Aragon yang teorinya bukanlah sirkuit yang cocok dengan Yamaha. Saya sendiri belum menggeber motor sampai limit. Saya yakin kecepatan masih bisa sedikit dikembangkan,” kata Lorenzo soal rencana pengembangan set-up motor dan dirinya pada Sabtu 26 September untuk FP3, FP4 sampai Q2. .

Mencetak fastest lap 1:47,517 merupakan rekor pribadi JL di Aragon meski belum setara dengan rekor sirkuit milik Marc Marquez 1:47,187 yang dibuat tahun lalu. Itu kata JL berkat para mekaniknya yang memodifikasi beberapa bagian M1 berdasarkan hasil tes Aragon tempo hari. Ia tak sebut apa saja yang dimodif. Mungkin takut dicontek mekaknya Rossi, hehehhe.

Yang jelas utak-atiknya sesuai karakter Lorenzo dan Aragon. JL merasa masih perlu lebih kencang lagi sebagai persiapan Q2. Terutama untuk mengantisipasi duet Honda Marquez dan Dani Pedrosa yang selama ini lebih mumpuni di Aragon. Dikalahkan 3 unit Yamaha YZR-M1 di FP2, pastinya menyentil para teknisi Honda untuk bangkitkan performa joki-jokinya. “Lawan kami pasti tak tidur melihat situasi sekarang. Tetap tak boleh lengah karena mereka pasti akan lebih kencang dan menguber pole position,” waspada Lorenzo.

Menyangkut Rossi yang jadi lawannya dalam perburuan gelar, JL akui hasil di single lap tak pernah bisa jadi tolok ukur. Unggul 0,6 detik bukanlah hal istimewa karena JL memang acap  unggul di single lap. “Seperti biasanya,hasil akhir sesi latihan bukanlah sebuah cerita utuh untuk menilai Valentino. Ia selalu beda saat raceday. Saya butuh konsistensi untuk melawannya dalam balapan yang panjang. Pace kami relatif imbang,” imbuh JL.

Lho katanya lebih kencang dari Rossi. Itu namanya tetap ngeper. Andro

BACA JUGA

Hasil MotoGP Aragon, Moto2, Moto3, Spanyol, 25 – 27 September 2015

MotoGP 2015 Aragon (JelangFP3/Q2): Rossi Mulai Nyaman, Tinggal Atur Pengereman Tajam

MotoGP 2015 Aragon FP2: Lorenzo Tercepat, Ditempel Ketat Oleh Rossi

MotoGP 2015 Aragon FP1: Lorenzo Tercepat Sesuai Sesumbarnya, Rossi Ke-3, Marc 2

MotoGP 2015 Aragon (Jelang FP1/FP2): Duel Rossi – Lorenzo, Ini Daya Tariknya Menurut Marquez

BAGIKAN