nhk

MotoGP 2015 Aragon; Sirkuit Buatan Tilke Ini, Adil Untuk M1 Rossi, Lorenzo Dan RC213V

 

 

 

ManiakMotor – Penampilan Yamaha M1 saat ini seharusnya bisa seimbang sesama Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bersama Honda RC213V di Aragon. Sirkuit bikinan Hermann Tilke yang asal Jerman itu, adalah trek  modern yang menggabungkan skill pembalap dan performa motor. Cerita motor di dalamnya juga cerita keterampilan mekanik dan pabriknya, sekalian juga laporan joki terhadap pengembangannya.

Seperti itu layout ciptaan Tilke selama ini dan Aragon yang dipakai ronde 14 MotoGP 2015 dan sebentar lagi FP1 dan FP2 pada Jumat 25 September. Terjadi solidaritas kinerja motor dan pembalap. Tilke membangun sirkuit ini pada 2009 yang dibiayai lembaga lokal, kalau di sini pengda kota provinsi. Ada 17 tikungan yang 10 ke kiri dan 7 ke kanan dari panjang total 5.077 meter. Trek lurusnya 968 meter. Sirkuit ini berlawanan arah jarum jam atau memutar ke kiri alias anticlockwise. 

Karena itu Tilke menggabungkan tikungan lambat, sedang dan cepat. Jadi sebenarnya adil untuk penggemar akselerasi yang selama ini dipegang RC213V dan penggemar menikung cepat milik M1. Makin adil saat ini M1 nggak kalah-kalah amat di tikungan-tikungan yang mengubah sudut belok banyak atau tikungan lambat dengan SSG yang aktif naik-turun gigi. 

Kecuali tahun lalu dalam kondisi hujan, Jorge Lorenzo yang menang, sebelumnya selalu milik Honda. Makanya kata Lorenzo, walau dia menang tahun lalu, bukan jadi gambaran lantaran bermain basah. “Historinya Honda selalu menang di sini. Tapi tahun ini kami punya motor yang tak kalah laju,” jelas Lorenzo pada jumpa pers wajib di Aragon 24 September 2015 yang lebih menghitung Marc Marquez ketimbang musuhnya di klasemen dan teman setimnya Valentino Rossi.

Dulu memang sesuai data Aragon, sejak RC213V ditangani Shuhei Nakamoto, dengan spesial proyek girboksnya yang tanpa memutus tenaga setiap kali pindah gigi, jaminannya Honda. Ada empat tikungan yang bikin motor jadi pelan bangat untuk ukuran MotoGP, keluar dari area itu butuh akselerasi kuat. Itu tadi modalnya SSG yang kini M1 dan RC213V anggap saja setara. Apalagi kata Lorenzo sendiri, M1-nya kalah dari Rossi di tikungan-tikungan slow. Nah di sinilah M1 Lorenzo dan Rossi juga akan imbang.

Wah seru dong. Terutama adu strategi dari trek lurus Aragon lumayan panjang hampir 1 km yang disambut tikungan cepat. Habis itu langsung tikungan lambat. Selanjutnya meliuk-liuk yang banyak menggunakan akselerasi. Semoga, balapan di Aragon kembali panas dengan cerita di atas yang akan melahap 23 putaran. Belum tahu deh, hujan atau kering? Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015 Aragon (Jelang FP1/FP2): Maksimalkan Dua Partai Kandang, Syarat Lorenzo Untuk Pukul Rossi

MotoGP 2015 Aragon (Jelang FP1/FP2): Rossi Anggap Lorenzo Lebih Berat Dari Stoner dan Biaggi

MotoGP 2015 Jelang Aragon: M1 Sekarang Cocok Dengan Aragon

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Rossi Siapkan Cerita Baru di Aragon, Punya Modal Baru

MotoGP 2015 Jelang Aragon: Kisah Sedih Marquez dan Pedrosa di Aragon

 

         
         
         
         
BAGIKAN