nhk

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Marquez Mau ‘Tipu’ Rossi Soal Ban, The Doctor Nggak Ngaruh

 

ManiakMotor – LAIN CERITA. Ini cerita lain seputar insiden Valentino Rossi dan Marc Marquez di pengujung raceday GP Argentina. Bukti kalau Valentino Rossi memang ahli strategi, tentu dilengkapi dengan keterampilan dan performa M1.

Dalam cerita terdahulu disebut kalau The Doctor dengan ban extra hard tyre-nya memang sudah diantisipasi kubu Honda meski start dari urutan 8. Sejak sesi latihan Rossi sendiri sudah koar-koar kalau pilihan ban akan jadi penentu saat balapan dan sejak awal cenderung pakai ban peling keras di belakang.

Ban itu pula yang banyak diset-up sejak sesi latihan dan hanya sikit membela kualifikasi. Beda dengan M1 Lorenzo yang tergoda dengan tipe lain di sesi-sesi awal, nggak focus pada kompon keras. Makanya Lorenzo di lomba kedodoran, beda dengan deodoran. “Saya sendiri hanya fokus pada diri sendiri, tidak terlampau pedulikan ban pilihan lawan. Saya konsentrasi menjalankan strategi sendiri,”ucap The Doctor yang memang nggak terpengaruh manuver para mekanik Marquez yang tukar-tukar ban jelang start.

Otak Rossi sama dengan banyak otak para periset ban Bridgestone. Produk ini mengeluarkan extra hard  tentu sudah dikaji sangat dalam untuk GP Argentina. Itu ban punya sisi kanan yang lebih keras dari pada sisi kiri. Itu untuk penyesuaian dengan tikungan sirkuit yang lebih banyak kanan, 9 dari total 14 tikungan. Daya tahan ban ini jelas lebih tangguh dibandingkan hard tyre mengingat tingkat abrasi aspal sirkuit Termas yang tajam. Sampeyan juga tahu, ban ekstra keras itu butuh pemanasan lebih lama.

Kubu Marquez ingin mengacaukan strategi lawan dengan cara ‘menipu’ pemandangan. Saat sighting lap (dari pitlane ke garis start), ia pakai ban ekstra keras. Kesannya ia akan gunakan ban itu untuk balapan. Sampai di garis start, itu barang dilepas dan dibungkus oleh tire warmer (pemanas ban). Dan, semenit sebelum warm lap, para mekanik Repsol Honda memasnag ban lagi. Tapi, kali ini yang dipasang adalah hard tire biasa. Yang ekstra tadi dibawa balik para mekanik.

Rossi sendiri memperhatikan ban milik Marquez saat pemanasan. “Begitu lihat ban belakangnya bergaris merah, saya langsung pastikan ia akan langsung menyerang di lap-lap awal,” kata Rossi yang strateginya memang bermain aman di lap-lapawal dan baru menyerang di ats lap ke-15 dari 25 jatah balapan. The Doctor yang memang nggak terpengaruh manuver para mekanik Marquez yang tukar-tukar ban jelang start.

Dan, seperti sampeyan tonton di tipi masing-masing, sejak paroh lomba The Doctor mulai lakukan pengejaran karena gripbannya mulai oke. Satu demi satu rider di depan ia caplok. Sampai akhirnya….jederrrrrr, bentrok dengan Marquez di lapke-23 sekaligus mengakhiri  aksi marquez yang sempat memprovokasi The Doctor untuk lakukan duel wheel to wheel. Begitulah Masbro, akhir ceritanya! Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Jelang Jerez: Apalagi Alasan Lorenzo? Eh Malah Memuji Rossi

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Crutclow Ungkap ‘Rahasia’ Honda, Utamakan Marquez, Perhitungkan Rossi

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Bos Honda Ogah Salahkan Rossi, Sabar Bro..!

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Minggu Menyesakkan Buat Honda, Marquez Merasa Benar

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): M1 Rossi Kembali Ke Perfoma Asli, Jangan Percaya Latihan

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

Hasil MotoGP, Moto2, Moto3 Termas, Argentina, 17, 18, 19 April 2015

BAGIKAN