nhk

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): Sejak Awal Rossi Telah Baca Pikiran Marquez, Asli The Doctor Ya!

ManiakMotor – Lepas dari insiden senggol-senggolan dengan Marc Marquez, sekali lagi inilah strategi Valentino Rossi. Dia buktikan diri sebagai dewa MotoGP yang cerdas susun strategi dan melakoninya dengan ketenangan luar biasa. Maklumlah hal-hal begitu sudah pernah dilakukannya berulang-ulang sebelum-sebelumnya dari berbagai generasi balapan dan sampailah pada generasi Marquez.

Sejak sesi Sabtu kang Rossi sudah tetapkan pakai ban belakang extra hard tyre. Keyakinannya spek itulah yang sanggup bertahan  di lintasan kasar Termas de Rio Hondo dalam  tarung 25 lap. Karena itu doski sedikit kaget juga kala jelang balapan mengetahui Marc Marquez melah menggunakan ban hard depan belakang dan tidak pakai ban khusus diproduksi Bridgestone di GP Argentina.

Bridgestone mengeluarkan ban kan sesuai kajian power motor pabrikan. “Saat melihat ban Marc bergaris merah, saya langsung tahu kalau dia akan memaksakan diri sejak awal balapan. Tapi, saya yakin ia akan kesulitan di akhir lomba,” cerita Rossi yang sejak awal memang ingin terapkan strategi sabar di awal lomba dan baru beri tekan penuh saat komponnya sudah jadi senyawa dengan aspal dan biasanya pada pertengahan balapan.

Benar saja catatan Marquez bermain 1 menit 39 koma kecil hanya berlangsung di awal-awal lap. Malah fastest lapnya didapat pada lap kedua dengan 1:39.071. Lap ke-3 dan ke-4 tipis-tipis catatannya dengan lap ke-2 tersebut. Itu usaha Marquez kabur. Selebihnya sudah susah payah mencetak 1:39 koma kecil karena ban hardnya sudah jadi lembek akibat kepanasan dan asu dikikis pori-pori aspal Termas. Ya licin bro, nggak boleh diberi power lebih besar lagi. Kudu halus.

Semantara Rossi sepenuhnya masih  memanaskan ban tebal dan keras itu, tentu saja dengan kondisi kekurangan grip karena belum ‘nyambung’ dengan karakter lintasan. Ia bahkan sempat terbuang ke luar lintasan demi menghindari tubrukan dengan Andrea Iannone.

Tapi begitu jadi sejak lap ke-11 ia geber menjadi 1 menit 39 detik yang lama-lama makin koma kecil. Puncaknya di lap 20 ia bikin fastest lap dengan 1:39.019. Dan itulah catatan tercepat di Termas de Ria Hondo dan sampailah di lap 22 pegang buntut Marquez dan terjadilah senggolan di lap 23. “Perasaan saya luar biasa senang saat melihat buntut motornya (Marc) dan makin lama makin dekat. Motor saya lagi bagus dan semangat tempur saya juga pol 100%,” kata Rossi.

Ia menegaskan insiden itu sepenuhnya salah Marquez karena motornyalah yang menyenggol M1 saat berakselerasi. Ia menilai karakter asli Marquez keluar pada saat itu, yakni prinsip menang di garis finish atau tidak sama sekali. “Ia bikin kesalahan. Sayang sekali karena ini balapan hebat dan seharusnya bisa lebih hebat dengan pertarungan hingga garis finish,” tutup The Doctor yang sudah koleksi dua kemenangan di tiga race awal 2015. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2015 Argentina (Pasca Race): M1 Rossi Kembali Ke Perfoma Asli, Jangan Percaya Latihan

MotoGP 2015 Argentina (Race): Rossi Nyesal Marquez Jatuh, Marquez Sadar The Doctor Masih Sang Idola

MotoGP 2015 Argentina (Race): Rossi Juara, Marquez Kena Batunya Oleh The Doctor

MotoGP 2015 Argentina (Warm Up): Masih Marquez Yang Tercepat

Klasemen MotoGP 2015, Moto2 2015, Moto3 2015

Hasil MotoGP, Moto2, Moto3 Termas, Argentina, 17, 18, 19 April 2015

BAGIKAN