nhk

MotoGP 2015 Assen Jelang Race: Peluang Rossi Saat Lomba, M1-nya Apik Tenan, Tanpa Dipaksa

 

ManiakMotor – Q2 atau kualifikasi di Assen yang berhasil dimenangi Rossi bukan dengan cara paksa. The Doctor tidak memaksakan dirinya dan motornya. Tapi memang penguasaan sirkuit dari Rossi dan ampuhnya M1. Dia apik tenan membuat catatan 1’32.627 di sirkuit Assen, Belanda yang panjangnya 4.5 km dengan 18 tikungan. Itu rekor Assen dan belum pernah ada yang punya time segitu di sana. Namanya juga rekor.

Tunggangan Rossi  patuh pada racing line. Jarang Rossi melakukan koreksi ulang untuk memaksa motor tetap di jalur. Karena motornya memang nurut, nyali Rossi juga tebal saat Q2 yang berlangsung Jumat 26 Juni itu, balapannya Sabtu 27 Juni. Menurut Rossi sih berkat setting by setting yang detil setiap sesi yang sesi awal doski sudah on fire. “Itu juga gabungan sasis baru dan modifikasi distribusi bobot (balance) motor sejak seri Barcelona di Catalunya,” tutur Rossi soal pole position yang awalnya hanya mendekatkan grid start dengan Jorge Lorenzo yang teman setimnya sedang mengejar di klasemen.

Yang disebut memaksa itu motor sampai goyang-goyang, nungging-nungging macam kuda lumping saat direm di depan tikungan, ngepot-ngepot dan ngangkat-ngangkat meringkik seperti kuda benaran tak karuan saking dipaksa kencang. Banyaklah yang begitu saat kualifikasi di Aseen. Motor Rossi kan tidak sepeti itu saat Q2, anteng bro, rapi jali di jalurnya.

Ada lagi disebut memaksa. Misal saat in sampai ke dalam-dalam tikungan, saat out sampai ke bibir lintasan dan malah ada yang keluar benaran. Contoh di tikungan terakhir. Sebut terakhir dekat lagi finish. M1 Rossi nggak sampai separuh cerb (beton yang dicat warna-warni), kalau di Assen cerb-nya dicat merah, putih, biru sesuai bendera Belanda. Rossi tenang saja di tikungan tersebut. Coba bandingkan dengan Marc Marquez yang ketiga dan Aleix Espargaro (Suzuki) yang kedua Q2, roda mereka sudah sangat tipis dengan sisi luar cerb sembari susah payah mengimbangi motornya supaya nggak kebabablasan  di situ.

Ditarik ke lomba jelas berpeluang mempertahankan klasemen, bahkan podium bila start dilakukan Rossi mantap. Sebagai gambaran, start dari baris kedua dan ketiga, dia bisa ke podium. Macam mana dari front row yang di grid satu pula. M1-nya juga sanggup sampai kencang  berlari di bawah 1’33. Di lomba diprediksi kecepatan konsisten bermain ‘hanya’ 1’34 koma kecil sampai 1’33 koma gede. Rossi dengan tenang akan mengatur konsistensinya dengan motor yang dimilikinya sekarang, tentu dari juga dari diri Rossi sendiri yang kelihtannya doyan dengan karakter Assen. Kan sudah berkali-kali menang di sana. Ito  

BACA JUGA

Hasil MotoGP Assen, Belanda, Moto2, Moto3, 25 – 27 Juni 2015

MotoGP 2015 Assen Jelang Race: Modifikasi Balance M1 Rossi + Sasis Baru, Senjata Pamungkas

MotoGP 2015 Assen Jelang Race: Marquez Makin Ngeri Lihat Rossi, Butuh Tambah 0,1 Detik

MotoGP 2015 Assen Q2: Rossi Pole Position, Motornya Kencang Amat

MotoGP 2015 Assen FP4: Marquez Tercepat, Rossi Kedua

BAGIKAN